Separuh Pegawai RSUD Honorer, Jika Dihapus Dipastikan Pelayanan Terganggu

Kota Bima (Suara NTB) – Separuh dari pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Bima (RSUD) ternyata merupakan non ASN atau berstatus honorer. Jika tahun 2023 mendatang dihapus, dipastikan pelayanan RSUD setempat akan terganggu.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan M.PH. Kata dia, kebijakan Pemerintah Pusat berencana menghapus tenaga honorer yang akan mulai diterapkan pada tahun 2023 mendatang sangat beresiko bagi semua layanan RSUD Bima. “Sangat riskan, jika kebijakan penghapusan honorer diterapkan karena separuh pegawai kita non ASN,” katanya kepada Suara NTB, Rabu, 13 Juli 2022.

Ia berharap agar rencana penghapusan honorer tersebut dikecualikan bagi RSUD Bima. Karena pegawai honorer atau non ASN yang bekerja di RSUD Bima selama ini tidak digaji oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah. “Kami harapkan bisa dipertimbangkan, karena pegawai non ASN di RSUD Bima digaji sendiri oleh RSUD, bukan pemerintah pusat atau daerah,” ujarnya.

Disamping itu, lanjut dia RSUD Bima saat ini hingga beberapa tahun kedepan membutuhkan banyak pegawai dan tenaga kesehatan (nakes), karena RSUD Bima sudah memiliki fasilitas gedung baru dan rencananya pembangunan terus berlanjut sampai tiga tingkat. “Gedung baru yang besar, tentu dibutuhkan banyak pegawai dan nakes non ASN yang kami pekerjakan dengan sistem kontrak,” ujarnya.

Seperti diketahui Pemerintah Pusat melalui Kementrian PAN RB mengeluarkan SURAT Edaran (SE) yang memuat kebijakan tentang penghapusan pegawai honorer pada instansi Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang akan dilakukan tahun 2023 mendatang.

Ketentuan itu tertuang dalam SE nomor B/185/M.SM.02.03/2022 yang ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo tertanggal 31 Mei 2022. (uki)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...