Petani Menanti Industrialisasi, Porang di Lotim Belum Ada Kepastian Harga

Petani porang di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menanti realisasi industrialiasi. Rencana Lotim membangun pabrik senilai Rp 9,3 miliar  di Desa Pringgabaya Utara disambut baik para petani. Kehadiran pabrik ini diharapkan bisa menjadi peluang emas pengembangan porang di Kabupaten Lotim. Pasalnya, saat ini salah satu komoditi andalan sektor perkebunan ini belum ada kepastian harga jual.

HAL ini disampaikan Muhlis, petani Porang asal Desa Pengadangan Barat Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lotim menjawab Suara NTB, Selasa, 12 Juli 2022.

Disampaikan, luas lahan tempat penanaman porang di Desa Pengadangan Barat  sekitar 25 hektar. Secara keseluruhan di Kecamatan Pringgasela sekitar 120 hektar. Kondisi sekarang menunggu masa panen.

Muhlis menuturkan, dirinya menanam porang sejak tahun 2020. Sudah beberapa calon pembeli datang. Akan tetapi ia tunda karena harganya dianggap kurang menguntungkan. Dikatakan, ada juga warga lain yang menanam lebih dulu tahun 2019 silam dan sudah menjual. Harga jualnya empat tahun lalu itu cukup menggiurkan, yakni tembus Rp 600 ribu per kilogram.

Sementara sekarang ini, harganya kurang baik, sehingga sejumlah petani menanti terbangunnya pabrik porang di Lotim. Menanam porang, sambungnya tidaklah sembarangan. Dibutuhkan teknik dan cara perawatan khusus. Waktu panen itu sendiri bisa diatur berdasarkan jenis bibit yang ditanam. “Jika yang ditanam umbinya, maka dibutuhkan waktu 2 tahun baru panen, tapi kalau yang ditanam biji maka dibutuhkan waktu tiga tahun baru panen,” terangnya.

Diakuinya, per hektar itu dibutuhkan 40 ribu bibit. Harga sekarang paling mahal Rp 2.500 per kilogram. Prinsipnya, dari segi biaya hanya banyak dikeluarkan petani saat membeli bibit. Sisanya tinggal merawat menggunakan pupuk organik dan menunggu saja waktu panen. Diingatkan, pabrik itu hanya menginginkan produk porang organik. Pabrik bisa menolak menerima porang yang dipupuk dari pupuk kimia. “Pabrik itu bisa mendeteksi ada kandungan kimianya, ini bisa ditolak,” sebutnya.

Makanya, kata Muhlis, petani sekarang diajak mengubah mindset agar menggunakan organik. Petani di wilayah utara diingatkan juga jangan sampai menjual dengan harga murah. Porang ini tidak hanya umbi yang bisa dijual jadi uang. Sekarang ini, harga yang dinanti petani umbi Rp 8-10 ribu per kilogram, umbi bibit Rp 35 ribu per kilogram dan biji bunga Rp 200 ribu per kilogram. “Ini harga terjangkau biar petani mau menanam,” ucapnya.

Muhlis menambahkan, para petani sekarang menunggu komitmen pemerintah untuk membangun pabrik, petani sebagai penyedia bahan baku. Para petani di wilayah Pringasela ini banyak ditawarkan kerjasama kemitraan  oleh sejumlah perusahaan. Tetapi, petani khawatir nama-nama mereka hanya diual untuk alasan dapat pinjaman bank.

Setelah hadirnya pabrik porang di Lotim, diharapkan ke depan bisa membuat aktivitas budidaya tanaman porang di Lotim berkelanjutan. Kekhawatirannya, ketika ada yang menawarkan harga yang lebih tinggi lalu petani mengabaikan pabrik yang ada dari sini. Hal ini bisa menjadi masalah di kemudian hari. “Jangan sampai petani yang sejatinya menyiapkan bahan baku tapi memilih menjual ke orang lain karena tergiur harga lebih tinggi, ini bisa membuat pabrik di sini mangkrak tidak dapat bahan baku,” ungkapnya. (rus)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Meriahkan Hari Kemerdekaan, BRI Rangkul Pelaku UMKM dalam “BRILian Independence Week” 

0
Jakarta (suarantb.com) Perayaan HUT Republik Indonesia (RI) ke-77 yang dilaksanakan oleh berbagai pihak berlangsung meriah, tak terkecuali PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang...

Latest Posts

Meriahkan Hari Kemerdekaan, BRI Rangkul Pelaku UMKM dalam “BRILian Independence Week” 

Jakarta (suarantb.com) Perayaan HUT Republik Indonesia (RI) ke-77 yang...

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...