Banyak Produk UMKM di Lobar Siap Diekspor

0
Kadis Koperasi, Maad Adnan saat mendampingi Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid turun meninjau produk UMKM. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Produk-produk dari para pelaku UMKM di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) siap diekspor, menyusul hasil seleksi yang dilakukan pihak Bank Indonesia (BI) terdapat 12 pelaku UMKM di Lobar yang dinyatakan memenuhi syarat siap diekspor.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lobar, Maad Adnan mengatakan baru-baru ini, BI melaksanakan program On-Boarding UMKM sebagai kelanjutan dari program pengembangan UMKM berbasis digital di NTB. Di mana UMKM se NTB diseleksi yang potensial ekspor. Seleksi dilakukan bertahap sampai tiga kali tahapan.

“Diperoleh lah 30 UMKM yang siap ekspor, dari 30 UMKM se NTB itu ada 12 UMKM dari Lobar. Alhamdulillah, Lobar paling banyak,” kata Maad usai upacara Harkopnas, Selasa, 12 Juli 2022. Belasan produk UMKM ini, jelas dia salah satunya pupuk organik di Narmada. Pupuk ini jelas dia, dibuat dari sisa sayuran yang diolah sehingga menjadi pupuk.

Pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan pelaku UMKM pupuk ini. Pelaku pupuk tersebut siap menyediakan pupuk dalam kapasitas besar untuk keperluan ekspor. “Mereka siap menyediakan pupuk dalam kapasitas besar,” imbuhnya. Bahkan kata dia, 10 ton satu bulan siap diproduksi. Terkait syarat dari aspek-aspek formal untuk ekspor, sudah tidak ada masalah. Karena sudah dipenuhi oleh pelaku UMKM. “Tinggal kita koordinasikan dengan BI, kapan ekspornya, nanti kami minta kesediaan pak bupati hadir,” kata dia.

Diketahui dalam program On-Boarding UMKM ini diawali dengan pemetaan (mapping) potensi UMKM di masing-masing Kantor Perwakilan BI. Pemetaan dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner yang berisi data-data seputar profil UMKM ke komunitas-komunitas UMKM maupun UMKM yang sudah menjadi binaan BI. Data yang diperoleh dari kuesioner itu selanjutnya digunakan untuk mengelompokkan UMKM ke dalam 4 grup, yaitu Potensial, Sukses, Sukses Digital dan Potensi Ekspor. (her)