Ungkit Ekonomi, Pemkab Rencanakan Akuisisi Lahan Sirkuit Samota

0
Kondisi Rocket Motor Circuit MXGP Samota beberapa hari menjelang gelaran seri ke-12 kejuaran dunia motocross MXGP Samota 2022 di Sumbawa, NTB pada 25-26 Juni lalu. (ant/bali post)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sekiranya dampak penyelenggaraan MXGP of indonesia 2022 signifikan dalam mengungkit perekonomian daerah nantinya pasca rilis resmi BPS, maka pemerintah daerah tentu perlu merencanakan untuk akuisisi lahan sirkuit Samota. Dalam rangka menjaga kontinyuitas event bertaraf internasional tersebut dengan melakukan kerjasama yang saling menguntungkan dengan pemilik lisensi MXGP.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menjawab pemandangan umum fraksi – fraksi dewan yang diwakili Sekda Sumbawa Drs. H. Hasan Basri MM, Senin, 11 Juli 2022. Menjawab pandangan umum Fraksi PDIP, terkait MXGP, secara teoritis maupun beberapa hasil studi terkait, didapatkan data penyelenggaraan event  olahraga bertaraf internasional memberikan manfaat ekonomi dan non-ekonomi bagi tuan rumah penyelenggara (host city/country). Event olahraga akan mengundang kedatangan wisatawan domestik dan asing dan membuka lapangan pekerjaan di sektor pariwisata. Belanja wisatawan sudah barang tentu akan mempengaruhi permintaan domestik yang pada gilirannya memberikan dampak positif bagi perekonomian tuan rumah penyelenggara. Sementara itu, dampak non-ekonomi yang timbul berupa penciptaan persepsi positif tentang “tuan rumah” yang pada gilirannya bisa mendorong kunjungan wisatawan lanjutan di masa depan.

Dalam konteks MXGP of indonesia 2022 yang diselenggarakan di kabupaten sumbawa sudah barang tentu berimplikasi positif bagi geliat perekonomian daerah. Baik berupa pendapatan langsung dari pajak dan retribusi maupun meningkatnya omzet penjualan sektor riil yang didominasi oleh usaha mikro dan kecil (UMK). Dari PAD sedikitnya 4 komponen pajak yang dapat dioptimalkan. Yakni, pajak hiburan, pajak hotel, pajak restoran dan pajak reklame. Sementara dari retribusi daerah, PAD dari retribusi parkir menjadi salah satu sumber yang dapat dimaksimalkan.

Dampak lain yang cukup signifikan dari penyelenggaraan MXGP of indonesia 2022 adalah menggeliatnya sektor UMKM. Diestimasi peningkatan omzet UMKM berkisar antara 100 sampai 300% dari sebelum adanya event MXGP. “Adapun terkait angka-angka pasti, sampai dengan saat ini BPS  Provinsi NTB sedang mengkompilasi hasil survey dampak dari penyelenggaraan MXGP of Indonesia 2022, sehingga pada saatnya nanti informasi resmi terkait dampak ekonomi dari penyelenggaraan MXGP akan dapat kita pastikan setelah BPS merilis informasi resmi terkait hal tersebut,” urai Sekda. (arn)