Pemkot Rancang Aplikasi Pasar UMKM

0
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan UKM Kota Mataram H. Lalu Fatwir Uzali menunjukkan salah satu produk UMKM yang bisa dipasarkan lewat aplikasi “Pasar Mentaram”. Produk UMKM akan dipasarkan secara online sehingga mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membantu pelaku UMKM Kota Mataram untuk mempromosikan usahanya. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Masyarakat Kota Mataram tak perlu sibuk berbelanja ke pasar untuk membeli kudapan atau jajan tradisional. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Usaha Kecil Menengah sedang merancang aplikasi “Pasar Mentaram”. Aplikasi ini akan memasarkan produk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Barang yang dijual harus memiliki standar kelayakan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian,dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram, H. Lalu Fatwir Uzali mengaku, pihaknya sedang merancang aplikasi “Pasar Mentaram”. Sistem transaksi elektronik ini, dirancang untuk mempromosikan dan menjual produk pelaku UKM di Kota Mataram. Masyarakat terutama organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkup Pemkot Mataram menggunakan dan memanfaatkan aplikasi itu untuk memenuhi kebutuhan rapat dan lain sebagainya. “Jadi kita rancang seperti belanja online itu,” kata Fatwir dikonfirmasi pada Senin, 11 Juli 2022.

Konsep aplikasi ini sama seperti aplikasi belanja online saat ini. Hanya saja, pihaknya melibatkan pelaku UMKM yang tercatat di dinas dan data UMKM diserahkan seluruhnya ke masyarakat untuk membeli produk secara daring. Inovasi berbelanja secara online tujuannya adalah mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan serta membantu memasarkan produk UMKM di Kota Mataram. “Kita hanya ingin mempermudah dan membantu mempromosikan produk UMKM kita di Mataram,” tandasnya.

Kendati demikian, kelayakan produk yang dijual perlu ada kepastian. Hal ini sedang dipelajari,sehingga jangan sampai konsumen komplain terhadap produk tersebut. Karena itu, kualitas dan cara pengemasan harus diperhatikan oleh UMKM.

Kaitannya dengan permintaan Walikota Mataram H. Mohan Roliskana agar kudapan UMKM di Kelurahan Babakan digunakan saat rapat maupun agenda pemerintah, Fatwir mengaku konsep itu juga sedang dipersiapkan dan segera ditindaklanjuti. Tindaklanjutnya adalah meminta kepala daerah mengeluarkan instruksi ke OPD Kota Mataram dan sekolah, apabila memiliki kepentingan rapat dalam konsumsi agar menggunakan produk UMKM dari Babakan. Pihaknya juga akan mencoba bekerjasama dengan Asosiasi Hotel Mataram. Minimal jajanan yang disajikan hasil dari olahan pelaku UMKM Kota Mataram. (cem)