Jalani Ritual Haji, Bupati Paling Terkesan Saat Wukuf

0
Kader Jaelani. (Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, H. Kader Jaelani yang tengah menjalani ibadah haji sebagai tim pemandu haji daerah (TPHD) kloter 3 embarkasi Lombok merasakan paling berkesan saat melaksanakan wukuf di Arafah. Semua jamaah haji dari seluruh penjuru dunia berkumpul untuk menunaikan ibadah haji sambil mengintrospeksi diri dan memohon ampun serta pertolongan Allah SWT.

“Dari seluruh tahapan yang kami lalui sampai dengan saat ini, yang paling berkesan adalah pada waktu melaksanakan Wukuf di Arafah,” kata H. Kader Jaelani melalui pesan singkatnya, Minggu, 10 Juli 2022.

Sementara yang terberat dirasa saat dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina. Mulai dari memungut batu sampai dengan antrian yang cukup panjang, lama dan sangat melelahkan menunggu bis sambil menjaga jama’ah haji yang rebahan di tanah berkerikil yang akan mengantarkan dari Muzdalifah ke Mina.

“Setelah sampai di Mina jam 03 subuh waktu Mekah dengan kondisi capek, baru tertidur 40 menit sudah dibangunkan lagi untuk melaksanakan sholat subuh bersama dalam satu tenda, kemudian tidur sebentar sampai jam 06.30 pagi star menuju Jumratul Aqobah untuk melakukan lempar jumroh dengan berjalan kaki yang jaraknya cukup jauh,” ungkap Kader Jaelani.

Untuk melempar jumrah dari tenda, jamaah harus menempu jalan kaki hingga 11,2 KM di luar terowongan. Sementara jalur kedua yaitu jalur terowongan sekitar 11,8 KM. “Alhamdulillah, kemampuan rata – rata para jama’ah haji kita sangat kuat. Karena saat berjalan, kami sambil membaca talbiyah, zikir, dan sholawat. Kecuali jama’ah haji yang sedang sakit atau ujur didorong pakai kereta di hari pertama dan selanjutnya diwakili oleh jama’ah yang lain dalam melaksanakan lontar jumrah,” ungkapnya.

Kader Jaelani juga menyampaikan rasa syukurnya, karena fasilitas yang diterima jamaah haji tahun 2022 ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Terutama tempat tidur dengan disiapkan kasur, konsumsi telah memenuhi standart kebutuhan gizi bagi fisik jama’ah haji. “Rencana kami selanjutnya dalam dua hari ini, masih menyelesaikan lempar jumrah Ula, Whusta, dan Aqabah, setelah itu kembali ke hotel,” katanya.

Ia pun berharap doa dari seluruh lapisan masyarakat Dompu agar para jamaah haji Dompu tetap sehat wal afiat. Bisa menyelesaikan ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan selamat. “Menjadi haji yang mabrur. Setelah sampai di tanah air, dapat menjaga predikat haji yang disandang dan membawa manfaat bagi daerah kabupaten Dompu umumnya,” harapnya. (ula)