23 Ribu Ternak Masih Terjangkit PMK di Lombok

Mataram (Suara NTB) – Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) per tanggal 10 Juli 2022 menunjukkan bahwa hewan ternak, baik sapi, kerbau maupun kambing yang masih sakit karena terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pulau Lombok sebanyak 23.255 ekor. Namun kabar baiknya, jumlah hewan ternak yang sudah sembuh terus bertambah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Provinsi NTB drh. Muslih mengatakan, jumlah ternak yang sudah sembuh sebanyak 39.328 ekor. Sehingga jumlah kesembuhan melampaui jumlah ternak yang masih dalam kondisi sakit.

“Adapun total kasus PMK di Lombok sejak penemuan pertama kasus ini yaitu sebanyak 62.842 ekor dari populasi hewan rentan PMK sebanyak 950.551 ekor,” terang Muslih kepada Suara NTB, Senin, 11 Juli 2022.

Ia mengatakan, jumlah pemotongan bersyarat sejak kasus ini merebak yaitu sebanyak 182 ekor dan kasus kematian yang dilaporkan sebanyak 77 ekor. “Kalau untuk obat-obatan, pemda kabupaten/kota sudah ada anggaran masing-masing,” ujarnya.

Jika melihat kasus per kabupaten/kota di Pulau Lombok terlihat kasus PMK yang paling banyak muncul di Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 23.614 kasus. Jumlah ternak yang masih sakit sebanyak 4.675 ekor dan yang sudahs embuh sebanyak 18.927 ekor.

Pada bagian lain, dalam rangka penanganan PMK, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nasional Penanganan Wabah PMK dan mengeluarkan Surat Edaran (SE).

Ada tiga SE yang dikeluarkan, diantaranya, SE Nomor 1 mengatur tentang pembentukan Satgas PMK di daerah, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan hingga tingkat RT dan RW.

Sementara di tingkat provinsi NTB pada bulan Juli 2022 ini akan terbentuk. Kemudian setelah itu akan mengkoordinasikannnya ke tingkat kabupaten/kota. Satgas ini nantinya akan bergerak membantu penanganan PMK khususnya di NTB dari hulu hingga hilir.(ris)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...