Pansel Dua Jabatan Lowong Dipersingkat

0
Hj. Asnayati. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram akan melelang dua jabatan lowong. Lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) akan dipersingkat. Rekomendasi menunggu persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dua jabatan, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram akan dipansel.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hj. Asnayati didampingi Kepala Bidang Pengembangan Aparatur H. Ahmad Mujahiddin mengatakan, seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama masih proses persiapan administrasi untuk mengajukan rekomendasi ke KASN. Setelah menerima rekomendasi maka segera dibuka pendaftaran. “Iya, masih proses,” kata Asna dikonfirmasi pekan kemarin.

Asna lebih irit bicara terkait mekanisme dan prosedur lelang dua jabatan yakni, Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Penduduk dan Keluarga Berencana. Kata dia, Pemkot Mataram akan mengumumkan ke publik jika sudah memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur H. Ahmad Mujahiddin menambahkan, seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama tidak jauh berbeda dengan lelang jabatan sebelumnya. Hanya saja, prosesnya dipersingkat untuk pendaftaran dan pemaparan makalah serta tes wawancara.

Regulasi sebelumnya, pendaftaran dibuka selama 14 hari kerja. Karena, pandemi Covid-19 dipersingkat menjadi lima hari kerja. Apabila tidak memenuhi kuota pelamar maka pendaftaran diperpanjang selama tiga hari. “Ada kebijakan dari KASN mengingat pandemi pendaftaran diperbolehkan selama seminggu atau lima hari kerja,” jelas Muja, sapaan akrabnya.

Tim panitia seleksi memastikan sebelum akhir bulan Juli, dua jabatan tersebut sudah bisa terisi sesuai permintaan kepala daerah. Kata Muja, proses seleksi akan lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, hanya dua jabatan yang dilelang sehingga mempermudah tim pansel bekerja. “Cuma dua jabatan. Jadi bisa lebih cepat,” tandasnya.

Proporsi tim pansel mengikuti ketentuan dari KASN. Pemkot Mataram akan melibatkan dari tim eksternal pemerintah. Muja menyebutkan, tim pansel terdiri dari Sekretaris Daerah Kota Mataram Dr. H. Effendi Eko Saswito, Asisten III Bidang Administrasi Umum Dra. Hj. Baiq Evi Ganevia. Ekonom Fakulta Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram Dr. H. Iwan Harsono. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Mataram Dr. H. Muhammad Ali. Dan, mantan birokrat Drs. H. Djaswad.

Tim pansel tambahnya, sudah disetujui oleh pejabat pembina kepegawaian untuk diajukan ke KASN. “Tidak ada perubahan Pak Wali menyetujui tim pansel yang sebelumnya dibentuk,” ucapnya. (cem)