Lulus Tanpa Tesis, Alumni Unisma Raih Beasiswa LPDP Dalam Negeri

0
Masyuri (suarantb.com/ist)

Malang (suarantb.com)Alumni Magister Manajemen Universitas Islam Malang (Unisma), Masyhuri (26) berhasil lolos beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dalam Negeri. Dia melanjutkan pendidikan doktornya di Universitas Brawijaya, Program Studi (Prodi) Ilmu Manajemen.

Masyhuri mengaku ini adalah kali kedua dirinya mengikuti beasiswa LPDP. Sebelumnya dia telah mengikuti beasiswa tersebut di jenjang S2, tetapi tidak lolos. Sehingga, dia memilih Unisma jadi tempat studinya dijenjang S2nya.

Di Unisma pun, Masyhuri sangat dipermudah dalam menjalankan studi masternya. Bagaimana tidak, Dia hanya menempuh 3 semester saat menempuh pendidikan S2 di Unisma. Sebab, dengan bermodalkan jurnal yang terindeks Sienta dia dapat mempercepat masa studinya. ” Ketika saya mau daftar LPDP saya dibantu oleh beberapa dosen untuk meminta surat rekomendasi. Kemudian ada salah satu SK rektor yang nengatakan bahwa di Unisma bisa lulus tanpa tesis. Saya input jurnal terindex Sienta 2 sebanyak 2 artikel. Sehingga itu bisa dikonversikan menjadi nilai A untuk tesis,”jelasnya.

Jurnal pertama yang dia input yaitu tentang bagaimana stres kerja karyawan Bank Syariah yang di marger dari tiga perusahaan menjadi satu perusahaan. Mulai dari konflik kerja ketika Work From Home yang nantinya dipengaruhi oleh komitmen organisasi. Kedua tentang bagaimana kebiasaan guru di Jawa Timur untuk melaksanakan inovasi, ketika guru dituntut untuk mengajar dari rumah atau belajar online.
“Jadi yang saya jadikan sebagai pengganti tesis kedua jurnal itu, yang masuk di Sienta 2.

Harapannya banyak jurnal yang saya hasilkan. kalau kemarin target nasional. Semoga bisa menghasilkan jurnal internasioanal terindex Scopus Q2 atau Q1. Sebenarnya sudah ada yang terindex Scopus dan Sienta tapi hasil kolaborasi. Total ada 7 jurnal,”jelasnya.

Sebelum mengikuti beasiswa LPDP ini ternyata Masyhuri sudah menyiapkan dengan matang. Sebab, menurutnya hal yang paling sulit saat tes Tofl dan ITp. Berkat kegigiahannya belajar secara individu maupun khursus Dia memperoleh nilai TOEFL® ITP 590.  “Desember 2021 saya sudah prepare di test TOEFL® ITP yang itu berstandar nasional. Kalau S3 di Brawijaya itu 530, kalau beasiswanya menyaratkan di atas 500. Harus belajar reading structure dan listening untuk LPDP dalam negeri,”ujar pria asal Lumajang itu.
Sebagai informasi, Masyhuri telah melewati beberapa tahapan tes LPDP dalam negeri. Diantaranya Tes Administrasi, Tes Bakat Skolastik, Tes Subtansi. Jika sudah lulus tes subtansi, dapat dikatakan sudah resmi menjadi penerima beasiswa LPDP dalam negeri.(r/*)