Festival Jangkok Segera Digelar

0
Lalu Bagus Apriadi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Kelurahan Pejarakan akan menggelar “Festival Jangkok” pekan depan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat.

Lurah Pejeruk, Lalu Bagus Apriadi menjelaskan, Festival Jangkok sebenarnya tindaklanjut dari program Car Free Night yang digelar setiap akhir pekan. Akses jalan dipinggir Sungai Jangkok ditutup sementara pada malam Minggu dan diberikan keluasan bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) di lingkungan setempat untuk menjual kuliner serta kebutuhan lain sebagainya. “Sebenarnya, ini permintaan warga setelah adanya car free night itu,” kata Bagus dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Festival Jangkok lebih mengarah ke pagelaran budaya. Masyarakat akan disajikan pertunjukan musik, musik tradisional Lombok dan pawai budaya. Pawai budaya akan melibatkan anak-anak yang duduk di bangku taman kanak-kanak dan siswa sekolah menengah atas. Di samping itu, pelaku usaha kecil menengah juga dipersilakan menyajikan produk olahan mereka. “Kita mulai dari sore sampai malam hari. Kalau sore itu kita mulai dengan pawai budaya. Lalu pertunjukan musik dan seni tradisional masyarakat Lombok. Salah satunya, gendaq beleq,” jelasnya.

Pagelaran ini berbeda dengan konsep Car Free Night yang terpusat di satu lokasi. Festival Budaya akan memanfaatkan akses jalan di Sungai Jangkok sepanjang 800 meter dari Lingkungan Kebon Bawaq Barat sampai Lingkungan Pejeruk Abian. Pihaknya menyebar hiburan tersebut masyarakat di lingkungan lainnya bisa memilih hiburan rakyat yang diinginkan. Di samping itu, ada pemerataan lokasi berjualan pedagang sehingga pengunjung bebas memilih kuliner yang diminati. “Jadi tersebar dan tidak terpusat seperti yang kemarin,” tandasnya.

Bagus menambahkan, kegiatan semacam ini mengundang antusias masyarakat. Bahkan, pelaku UMKM meminta sering dilaksanakan hal semacam itu. Program tersebut memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat. “Yang minta ini justru pelaku UMKM kita di kelurahan,” tandasnya.

Kedepan, ia mengharapkan kegiatan tersebut bisa melibatkan lebih banyak pelaku UMKM, sehingga membantu menggairahkan perekonomian masyarakat di tengah melandainya kasus pandemi Covid-19. Bagus juga mengingatkan, masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan minimal menggunakan masker dan mencuci tangan pakai sabun agar terhindar dari penularan virus corona. (cem)