Polres Usut Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Lobar

0
I Made Dharma Yulia Putra. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Porles Lombok Barat mengusut sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah hukum setempat. Kasus dugaan korupsi ini mulai dari masalah dana desa (DD) hingga bantuan gempa. Ditargetkan, tahun ini dua kasus tuntas ditangani hingga P21.

Kasatreskrim Polres Lobar Iptu I Made Dharma Yulia Putra S.T.R., SIK mengatakan, sejauh ini pihaknya menangani beberapa kasus dugaan Tipikor. Diantaranya, kasus DD beberapa desa seperti Babusslaam, Desa Banyu Urip. Kasus DD Babusslaam sedang dalam proses penyelidikan. “Kami tangani DD Desa Babusslaam,” terangnya kemarin.

Terkait Desa Babusslaam ini, mantan Kades dilaporkan bahkan baru-baru ini dilaporkan Kades aktif. Sedangkan kasus DD Banyu Urip sudah tahap penyidikan. Dan masih proses P19. Dalam penanganan kasus ini, penanganan korupsi ditangani dua kasus. “Kami upayakan tahun ini dua kasus, kalau bisa lebih,” imbuh dia.

Lebih jauh dikatakan, awal tahun ini kasus DD Terong Tawah sudah masuk sidang di pengadilan. Bahkan pihak pengadilan telah menjatuhkan vonis dalam kasus ini. Selain kasus dugaan Tipikor, pihaknya juga terlibat dalam penanganan vaksinasi PMK. “Kami ikut terlibat pengamanan penanganan vaksinasi ternak PMK,” ujarnya. (her)