Panitia Pilkades Diduga Tak Netral, Massa Rusak Kantor Desa

0

Bima (Suara NTB) – Wilayah Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima sejak Rabu, 6 Juli 2022 hingga Kamis, 7 Juli 2022 mencekam. Pasalnya massa mengamuk dan merusak kantor Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Mereka merobohkan pagar tembok depan kantor Desa.

Informasi yang diperoleh Suara NTB, kemarahan massa dengan mengobrak-obrik bangunan Pemdes tersebut karena kesal dengan ulah panitia Pilkades yang dianggap tidak netral.

Massa mencurigai panitia Pilkades lebih  cenderung mendukung salah seorang Cakades, karena saat perhitungan suara pada Rabu, 6 Juli 2022 surat suara dalam dua kotak suara banyak yang rusak dan batal. Melihat hal itu, warga meminta agar menghentikan proses perhitungan suara.

Adanya permintaan itu, panitia bersama aparat keamanan dan Camat langsung mengamankan surat suara ke kantor Kecamatan dan pada malam hari pemerintah kecamatan mengundang para calon untuk mencarikan solusi. Namun tiga calon bersama saksi yang hadir. Sementara atu calon tidak hadir.

Hanya saja, pada Kamis, 7 Juli 2022, justru  satu calon itu hadir sendiri di kantor Camat. Hal itu membuat warga dan simpatisan Cakades bereaksi dan menuntur agar pemilihan ulang. Peristiwa pengrusakan kantor Desa itu juga sempat divideokan oleh warga serta diupload di media sosial dan langsung viral.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabaten Putarman SE membenarkan persoalan yang muncul pada pelaksanaan Pilkades Oi Panihi. Namun, Ia belum mengetahui secara detail kronologis hingga pemicu awal kejadian.

“Benar ada reaksi massa. Tapi sejauh ini belun diketahui penyebabnya karena Camat Tambora tidak bisa dihubungi,” pungkasnya. (uki)