Warga Korban Banjir di Lobar Terlunta-lunta Selama Tujuh Bulan

Giri Menang (Suara NTB) – Penanganan rumah korban banjir bandang di Lombok Barat (Lobar) yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Gunungsari dan Batulayar hingga saat ini belum ada kepastian dari pemerintah. Pasalnya sampai saat ini, pemkab Lobar belum mendapatkan kepastian dari pusat terkait dana untuk perbaikan rumah korban banjir bandang yang terjadi pada Desember tahun 2021 lalu.

Warga pun menuntut agar pemerintah segera melakukan penanganan rumah mereka. Pasalnya selama tujuh bulan lamanya mereka terlunta-lunta tinggal di rumah keluarga dan hunian sementara (Huntara). Camat Batulayar Afgan Kusuma Negara yang dikonfirmasi terkait hal ini sangat berharap agar penanganan rumah warga terkena bencana dipercepat. “Masa sampai tujuh bulan mereka dibiarkan terlunta-lunta di rumah keluarganya, atau Huntara,” tegas Afgan, Rabu, 6 Juli 2022.

Dia berharap agar OPD yang menangani lebih gesit, karena sudah lama warga terdampak bencana belum juga ditangani rumahnya. “Coba dibayangkan, selama tujuh bulan tanpa ada kepastian dan kejelasan,” jelasnya. Sebab hasil rapat selalu jawaban OPD adalah segera dan segera ditangani. Hanya saja tidak ada kejelasan kapan tanggal, dan bulan sekian.

Terikait serifikat tanah yang akan dijadikan lokasi pembangunan rumah, sejauh ini aku dia sudah selesai melalui program PTSL. Tinggal kalaupun digeser agar tidak di pinggir sungai, kata dia bisa dilakukan. Namun yang ditunggu adalah kepastian. “Kalau kecamatan Batulayar tidak ada masalah, seharusnya bisa didahulukan (penanganan), kerjakan mana yang mudah terlebih dahulu. Jangan nunggu di kecamatan lain (Gunungsari),” harap dia.

Sementara itu, Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid menyebutkan, dari hasil koordinasi dengan pemerintah pusat terhadap usulan perbaikan rumah korban banjir bandang, Bupati mengatakan hingga saat ini pemerintah pusat belum memberikan kepastian anggaran untuk perbaikan rumah korban banjir. ” Belum ada jawaban pasti dari pusat, dari anggaran prioritas yang diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan  Bencana (BNPB), ” kata Bupati saat ditemui.

Pihaknya menyebutkan, terakhir pihaknya komunikasi dengan pemerintah pusat bersama beberapa anggota DPR-RI beberapa pekan yang lalu,  komunikasi terkait dengan usulan tindak lanjut dari usulan Pemkab Lobar, namun dari pemerintah pusat belum juga memberikan kepastian anggaran. ” Kalau anggaran dari saya, pasti saya bangun tapi ini kita masih berjuang, ” tegasnya.

Akibat dari bencana banjir bandang, tercatat ada 1.850 rumah terdampak banjir. Dari data ini, hanya 95 unit mengalami kerusakan baik ringan, sedang dan berat yang layak diusulkan untuk penanganan ke pusat.

Kerusakan 95 unit rumah itu, rusak ringan 18 unit, rusak sedang 26 unit, rusak berat 61 unit. Serta ada tembahan rumah yang akan direlokasi 50 unit dan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang rusak diterjang banjir dan longsor sebanyak 31 unit.

Lebih rinci lagi, kalau per kecamatan di Gunungsari rusak ringan 12, rusak sedang 12, rusak berat 46, relokasi 41 dan RTG 27. Kecamatan Batulayar rusak ringan 6, rusak sedang 4, rusak berat 15, relokasi 11, dan RTG 2. Diperkirakan nominal bantuan yang akan diterima akan sama dengan dengan RTG terdahulu menyesuikan dengan kategori kerusakan. Dimana untuk rusak berat sebesar Rp50 juta, sedang Rp25 juta dan ringan Rp10 juta. Hanya saja pihaknya akan mengusulkan dulu itu kepada pemerintah pusat apakah disetujui atau tidak. (her)

amman




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

0
Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19 Agustus 2022, wisatawan kelahiran Israel berkebangsaan Portugal meninggal terjatuh di ketinggian 150 meter dari Puncak...

Latest Posts

Asyik Swafoto Wisatawan Kelahiran Israel Tewas Terjatuh dari Puncak Rinjani

Selong (Suara NTB)-Sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat tanggal 19...

JNE Raih 2 Penghargaan Bergengsi Kriteria Pelayanan Pelanggan

Jakarta (Suara NTB) -Kinerja maksimal dalam seluruh aspek yang...

Yuk Belajar Cara Pengiriman Uang ke Luar Negeri yang Mudah & Murah

Pengiriman uang ke luar negeri di zaman serba digital...

Kado Kemerdekaan ke 77 RI, Sistem Transmisi Bima-Sape Operasi Penuh

Mataram (suarantb.com)- Tanggal 17 Agustus 2022, bertepatan dengan perayaan...

Dispora NTB Usulkan Porprov NTB Ditunda

Mataram (Suara NTB) - Rencana KONI NTB menggelar Pekan...