Bupati Lobar : Masyarakat Seharusnya Tidak Perlu Beli Cabai dan Tomat

0
H. Fauzan Khalid. (Suara NTB/her)

Mataram (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si.,  mengatakan,  masyarakat seharusnya tidak membeli cabai dan tomat serta beberapa kebutuhan pokok lainnya.

Hal ini disampaikannya saat acara pembukaan Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lombok Barat di Taman Sandik, Batulayar, Lombok Barat, Rabu, 6 Juli 2022.

“Kalau misalnya masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, tomat, sayur. Seharusnya masyarakat kita ndak beli cabai, ndak beli tomat,” kata Fauzan.

Menurutnya, dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar masyarakat merupakan bentuk upaya untuk menjaga ketahanan pangan. Dengan begitu, angka inflasi di suatu daerah juga dapat ditekan atau dikendalikan. “Padahal (membeli kebutuhan pokok seperti cabai dan tomat) itu penyumbang angka inflasi tinggi. Cabai, bawang dan sebagainya,” imbuhnya.

Dijelaskan Fauzan lebih lanjut, selama ini Pemda Lombok Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan terus berupaya untuk menjaga ketahanan pangan. Salah satunya dengan program pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Sebenarnya ini tetap kita lakukan lewat Dinas Ketahanan Pangan dengan memberdayakan KWT-KWT ya, Kelompok Wanita Tani,” papar Fauzan.

Tetapi, kata Dewan Pertimbangan DPW Nasdem NTB itu, kelemahan dari KWT tersebut ialah tidak mampu mengelola tanamannya secara berkesinambungan.

“Cuma kadang-kadang, ini kelemahan kita secara umum. Kita kasih bibit cabai masyarakat ini, betul dia tanam. Tetapi berikutnya minta bibit lagi, padahal kan seharusnya ndak. Itu yang butuh sosialisasi dari kita,” terangnya.

Fauzan kemudian menyampaikan penghargaan yang telah diraih TPID Lombok Barat tahun ini, yakni berada pada urutan kedua di Indonesia bagian timur dalam hal penekanan terhadap inflasi. “Inflasi tahun ini alhamdulillah kita nomor 2 di Indonesia bagian timur,” ungkap Fauzan.

Dia kemudian menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, salah satunya Bank Indonesia. “Itu berkat arahan dan bimbingan dari BI. Alhamdulillah sangat konsisten membantu kita,” pungkasnya. (bul)