Jenazah Balita Korban Gigitan Ibu Kandung akan Diautopsi

0
Masdidin. (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Polres Bima masih melakukan penyelidikan kasus meninggalnya seorang balita yang diduga digigit ibu kandungnya inisial Nr. Bahkan, jenazah balita berusia 4 tahun itu bakal dilakukan autopsi dalam waktu dekat.

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin SH. Kata dia, autopsi dilakukan karena merupakan bagian dari tahapan penyelidikan dan proses autopsi sendiri akan dilakukan oleh Tim Forensik Mapolda NTB. “Untuk kepentingan penyelidikan, kita bersama Tim Forensik Polda NTB akan melakukan autopsi,” ujarnya, Senin, 4 Juli 2022.

Masdidin mengaku lokasi atau tempat autopsi akan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)¬† Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, yang merupakan lokasi korban dimakamnkan. “Rencananya autopsi kita lakukan pada 8 Juli dalam waktu dekat ini, lokasinya di TPU Rasabou, tempat korban dikuburkan,” katanya.

Terkait rencana autopsi itu, Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak keluarga, karena dengan melakukan autopsi penyebab atau indikasi meninggalnya balita 4 tahun itu bisa diketahui secara jelas. “Tujuan kita autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya balita ini,” katanya.

Sementara terduga pelaku, oknum Nr, yang merupakan ibu kandung dari balita, saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Bima. “Oknum Nr masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Masdidin menambahkan, hingga kini belum bisa menyimpulkan apakah oknum Nr ini mengalami gangguan kejiwaan atau mental seperti informasi yang diperoleh. Karena hal itu membutuhkan keterangan ahli psikologis “Soal Nr depresi atau alami gangguan mental tidak bisa disimpulkan, karena untuk mengetahuinya harus dilakukan pemeriksaan medis oleh dokter spesialis,” pungkasnya. (uki)