Ditarget Tuntas Desember, Pembangunan Gedung Perpustakaan Jadi Kado HUT NTB

0
Progres pembangunan gedung perpustakaan di Jalan Pemuda Mataram. Perpustakaan ini diharapkan bisa terintegrasi dengan pariwisata dan pengembangan UKM di daerah ini.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan gedung perpustakaan di Jalan Pemuda Mataram sudah masuk dalam proses pengecoran dasar bangunan. Bangunan senilai Rp 14,4 miliar ini merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional yang ditargetkan rampung akhir tahun 2022 ini.

Bahkan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Drs. Tri Budiprayitno, M.Si., menargetkan penyelesaian bangunan perpustakaan tersebut bisa menjadi kado bagi NTB yang berulang tahun ke 64 tahun tanggal 17 Desember 2022.

“Insya Allah mudah-mudahan sesuai dengan skenario dan bisa menjadi kado ulang tahun NTB tahun 2022 ini,” ungkapnya pada Suara NTB usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTB, Senin, 4 Juli 2022.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja NTB ini menegaskan, jika pihaknya terus melakukan koordinasi dengan tim yang bertugas di lapangan. Bahkan secara rutin berkoordinasi tiap Minggu terkait progres pembangunan gedung perpustakaan.

Sebelumnya Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Chalid Tomassoang Bulu, S.I.P., menjelaskan jika keberadaan gedung perpustakaan yang baru tidak hanya sebagai tempat baca saja. Chalid menginginkan agar perpustakaan yang berlokasi bersebelahan dengan Lapangan Jakamandala ini terintegrasi dengan pariwisata dan juga usaha kecil dan menengah.

Namun, agar bisa terintegrasi, semuanya membutuhkan pendanaan dan juga kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah NTB. Tidak hanya itu, pihaknya akan berupaya melakukan lobi ke pusat agar upaya mewujudkan perpustakaan terintegrasi bisa terealisasi.

Artinya, orang yang akan datang ke perpustakaan ini tidak hanya bisa membaca buku, namun juga berwisata di tempat itu. Serta menikmati hasil kerajinan perajin yang ada di daerah ini, serta kuliner kuliner khas NTB. Terkait hal ini, pihaknya sedang melakukan lobi ke pusat dan koordinasi dengan beberapa OPD terkait di daerah ini. (ham)