Dewan Minta Pemprov Segera Sikapi Kenaikan Harga Tiket Pesawat

0
H. Abdul Hadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Harga tiket pesawat yang mengalami kenaikan cukup tinggi telah menjadi salah satu penyebab inflansi. Mahalnya tiket pesawat tersebut juga berdampak pada tingkat kunjungan yang ikut dirasakan NTB sebagai salah satu tujuan destinasi wisata.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD NTB Abdul Hadi menyampaikan agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk menekan melambungnya tiket pesawat tersebut. Jika tidak kondisi tersebut bisa menggangu industri pariwisata NTB yang baru mulai bangkit.

“Ini bagian yang memang harus kita dorong. Kita minta pemerintah daerah agar membangun komunikasi dengan maskapai penerbangan. Kita meminta kepala dinas untuk mengawali,” katanya.

Politisi PKS itu juga mendorong Pemprov NTB perlu membangun dialog dengan pihak terkait, dalam hal ini angkasa pura dan juga maskapai penerbangan agar ada jalan ke luar terhadap tinggi harga tiket pesawat tersebut. “Pemerintah Provinsi NTB harus segera untuk mengambil sikap. Bangun komunikasi dengan maskapai untuk membuka penerbangan ke NTB. Kalau semakin banyak maskapai yang membuka penerbangan, hal nantinya bisa membuat harga itu jadi stabil, khususnya yang domestik,” paparnya.

Hadi mengakui memang mahalnya harga tiket pesawat ini berlaku hukum pasar yakni tingginya permintaan dari penawaran. Ia menyebutkan misalnya dalam konteks NTB, yang banyak menggelar event internasional, tentu membuat tingginya mobilitas masyarakat dari dan menuju NTB. Termasuk juga harga bahan bakar yang mengalami kenaikan menjadi penyebab tiket pesawat mahal.

Namun, hal tersebut tidak dibarengi dengan ditambahnya jumlah penerbangan. Maka untuk menyikapi hal tersebut, pihaknya meminta agar pemerintah melakukan komunikasi lintas sektoral. “Karena itu menjadi kewenangan pemerintah, perlu ada komunikasi lintas sektoral antara BUMN, Kementerian Perhubungan dengan penyedia penerbangan dalam hal ini angkasa pura,” serunya.

Lebih jauh Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tak menampik datangnya pandemi covid-19 menjadi salah satu musabab belum normalnya alur penerbangan. Ia mencontohkan, tidak sedikit maskapai penerbangan yang kolaps.

“Mudah-mudahan nanti pasca-pandemi ini banyak maskapai yang sudah mulai normal. Kita juga akan bersurat ke Dishub dan Angkasa Pura untuk memberikan klarifikasi ihwal penyebab naiknya harga tiket pesawat ini,” pungkasnya. (ndi)