Pembangunan SDIT di Gili Genting Sekotong Butuh Bantuan Pemerintah

0
Foto bersama Asisten III Setda NTB Hj. Nurhandini Eka Dewi, Ketua Yayasan Ponpes Darul Qur'an Wal-Hadist Kiyai Munaam, Camat Sekotong Lalu Pandita Utama, Penjabat Kades Pesisir Mas Rusdin tokoh agama, tokoh masyarakat saat peletakan batu pertama pembangunan SDIT di Gili Genting Sekotong belum lama ini. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) mulai dibangun di Dusun Gili Gede Desa Persiapan Pesisir Mas Kecamatan Sekotong Lombok Barat (Lobar). Dibangunnya SDIT di bawah Yayasan Ponpes Darul Qur’an Wal-Hadist bersama masyarakat sempat ini untuk mendekatkan pelayanan akses fasilitas pendidikan kepada masyarakat. Pasalnya, jarak Sekolah Dasar dengan pemukiman warga lumayan jauh, mencapai 2-3 kilometer.

Peletakan batu pertama pembangunan SDIT ini diadakan Sabtu tanggal 25 Juni 2022 lalu. Peletakan batu pertama dihadiri Asisten III Setda NTB dr. Hj. Nurhandini Eka Dewi, Kadis Dikbud Lobar H. Nasrun, Ketua Yayasan Ponpes Darul Qur’an Wal-Hadist Dr. Hc. Kiyai Munaam, Camat Sekotong Lalu Pandita Utama, Penjabat Kades Persiapan Pesisir Mas Rusdin tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Asisten III Setda NTB Hj. Nurhandini Eka Dewi menyampaikan Pemprov dalam hal ini Gubernur NTB mendukung penuh pembangunan SDIT, karena melalui pendidikan ini juga daerah dan bangsa bisa berpacu dengan negara serta daerah lain. “Dan pendidikan dasar adalah pendidikan yang utama,”jelasnya.

Dengan kondisi geografis daerah itu yang begitu luas, sehingga sangat tepat SDIT itu dibangun di daerah itu. Tentunya untuk mendekatkan akses pelayanan pendidikan bagi masyarakat setempat, Sehingga warga tidak jauh-jauh untuk menempuh pendidikan. Ia pun sangat bangga dan mengapresiasi tokoh-tokoh yang peduli terhadap dunia pendidikan di daerah. “Kita harapkan nanti dari SDIT ini nanti, akan lahir anak-anak luar biasa, generasi emas NTB ke depannya,”kata dia.

Pihak Pemprov NTB pun, jelas dia, akan mendukung pembangunan SDIT ini. Pihak Panitia Pembangunan SDIT menyampaikan pembangunan SDIT ini merupakan bentuk wujud upaya pihak yayasan dan masyarakat untuk mewujudkan salah satu tujuan bernegara dan berbangsa, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sejauh ini, Jarak tempuh warga untuk sekolah di Dusun Pengawisan, sekitar 2 kilometer. Luas lahan untuk pembangunan SDIT itu sendiri 10 are. Rencananya akan dibangun 4 lokal kelas. “Alasan dibangun SD IT karena akses SD sangat jauh, kemudian animo masyarakat juga tinggi untuk mendukung pembangunan SDIT,” jelas M Azharul Lail Jamali selaku panitia.

Ia dan masyarakat setempat sangat berharap bantuan dari semua pihak terutama dari Pemprov NTB serta Pemda Lobar agar pembangunan SDIT bagi masyarakat Sekotong bagian barat ini bisa terlaksana dengan lancar. (her)