Pembangunan BLK, Pemda Upayakan Dukungan Pihak Ketiga

0
Syamsul Ma’arif. (Suara NTB/ula)
ads top adsamman

Dompu (Suara NTB) – Rencana pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di daerah membutuhkan dukungan pihak ketiga. Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) hanya akan mendukung sarana prasarana setelah bangunan gedung ada.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu, Syamsul Ma’arif, ST kemarin di Dompu. “Kita minta agar PT STM bisa membantu hadirnya BLK di Dompu. Kebijakan pemerintah pusat, tidak bisa membangun BLK Nasional pada provinsi yang sudah ada BLK Nasionalnya. Di NTB, BLK nasional sudah ada di Lombok Timur. Tapi mereka akan mensuport peralatan yang dibutuhkan untuk mengisi BLK,” kata Syamsul Ma’arif saat mengikuti RDP dengan Komisi 1 DPRD  Dompu, Selasa, 28 Juni 2022.

Syamsul Ma’arif meminta PT STM, dukungan pembangunan BLK tidak harus semua gedung dibangun. Tapi dari dana CSR PT STM bisa mendukung sarana gedung yang bisa dibangun. Dengan demikian, penyiapan SDM lokal yang terampil untuk tenaga kerja kedepan bisa diwujudkan. “BLK di Dompu menjadi keharusan dalam rangka menyiapkan tenaga kerja terampil,” ungkapnya.

Hendra Sebayang, kepala teknik tambang (KTT) PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang mendengar penyampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu mengaku akan menyampaikan kepada atasannya. “Nanti pimpinan kami yang akan memutuskan,” ungkapnya.

Rencana pembangunan BLK di Kabupaten Dompu menjadi atensi Pemda Dompu. Bahkan lahan bekas perkebunan di depan SPBU Manggelewa seluas 5 Ha sudah disiapkan untuk rencana pembangunan BLK nasional. Berbagai upaya terus didorong pemerintah dan belakangan ini mendapat kepastian untuk pembangunan BLK nasional hanya bisa 1 setiap provinsi. (ula)