Masih Ada Kuota SMP Belum Terpenuhi, Masyarakat Diharap Segera Daftar Ulang

0
Suasana pendaftaran PPDB di SMPN 3 Mataram. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi jenjang SMP negeri di Kota Mataram telah diumumkan pada Kamis, 30 Juni lalu. Namun masih ada SMP di Kota Mataram yang daya tampung untuk siswa baru belum terpenuhi. Calon siswa yang sudah mendaftar, diharapkan daftar ulang yang akan berakhir pada Sabtu, 2 Juli 2022.

Kepala SMPN 3 Mataram, Suherman mengatakan, kuota siswa baru di SMPN 3 Mataram belum terpenuhi. Dari daya tampung tujuh rombongan belajar (rombel) yang disediakan, SMPN 3 Mataram hanya mendapatkan 5 rombel saat pendaftaran PPDB.  “Belum terpenuhi dari 7 rombel dapat 5 rombel,” ujar Suherman.

Suherman mengharapkan, siswa yang sudah mendaftar ini melakukan daftar ulang. Daftar ulang dijadwalkan  pada Jumat, 1 Juli 2022 dan Sabtu, 2 Juli 2022. “Calon siswa yang sudah daftar saat pendaftaran PPDB, diharapkan daftar ulang,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H. Lalu Fatwir Uzali menegaskan, juklak juknis PPDB harus menjadi pedoman di masing-masing sekolah. Kepala sekolah diingatkan jangan coba-coba mengambil keputusan di luar ketentuan, meski ada masalah.

Penerimaan peserta didik baru bertujuan memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara usia sekolah khususnya di Kota Mataram untuk memperoleh layanan pendidikan yang sebaik-baiknya.

“PPDB pada SMP menggunakan sistem dalam jaringan dengan mekanisme calon peserta didik melakukan pendaftaran, proses seleksi hingga pengumuman hasil melalui sistem komputerisasi yang dapat diakses setiap waktu melalui internet,” jelas Fatwir.

Kuota PPDB jalur zonasi paling sedikit 50 persen dari daya tampung sekolah. Calon pendaftar jalur zonasi berdomisili di zona sekolah tujuan yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) orang tua dan/atau wali yang mencantumkan nama calon peserta didik.

Jalur afirmasi paling sedikit 15 persen  dari daya tampung sekolah, Jalur afirmasi diperuntukkan bagi Calon Peserta Didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah. Calon siswa juga harus berada di zonasi sekolah.

Jalur Perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah, calon siswa melampirkan surat rekomendasi pindah rayon dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Sekolah/Madrasah asal. Jalur prestasi paling banyak 30 persen dari daya tampung sekolah, prestasi yang diterima yaitu prestasi rapor, prestasi tahfiz Al-Qur’an, dan prestasi dari piagam atau sertifikat lomba. (ron)