Buka Pendidikan Jenjang SMA, Lenterahati Islamic Boarding School Gunungsari Semakin Diminati Masyarakat

0
Pengasuh Pesantren LHBIS, MA Muazar Habibie saat kegiatan Haflah dan Akhirussunnah untuk para santri PAUD, SD, SMP tahun ajaran 2021-2022 di Gedung Auditorium Unram belum lama ini. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pesantren Lenterahati Islamic Boarding School (LHIBS) Dusun Ireng Desa Jati Sela Kecamatan Gunungsari Lombok Barat (Lobar) dari tahun ke tahun terus berkembang. Jumlah santri dan santriwati pun kian bertambah. Saat ini, total jumlah santri dan santriwati di sekolah itu sudah mencapai 800 lebih. Tahun ini pun pihak pengelola LHIBS membuka pendidikan jenjang atau tingkat SMA.

Pengasuh Pesantren Lenterahati Islamic Boarding School Dr. MA Muazar Habibie melalui Kepala SMP LHIBS, Siti Zulaikha mengatakan bahwa total jumlah santri dan santriwati baik TK, PAUD, SD, SMP mencapai 800 lebih. “Alhamdulillah jumlah santri santriwati di Lenterahati Islamic Boarding School bertambah banyak, total jumlah santri santriwati dari TK, Paud, SD SMP mencapai 800 lebih,”kata dia belum ini.

Tahun ajaran ini, jelas dia, total santri dan santriwati sudah full atau memenuhi kuota. Karena yang diterima terbatas, sebanyak 80 santri dan santriwati.”Karena kami terima terbatas, hanya menerima 40 ikhwan dan 40 akhwat. Tetapi ke depan kita tetap membuka pendaftaran menerima santri dan santriwati untuk kelas berikutnya,”imbuh dia.

Dengan tingginya minat masyarakat terhadap LHIBS, tahun ini pihak sekolah pun membuka pendidikan jenjang SMA. LHIBS i merupakan Ponpes yang memiliki visi dan misi, membentuk manusia yang modern, berkarakter, cerdas dan islami. Bernuansa global tapi tetap berbudaya Indonesia. Sehingga hal itu diharapkan membedakan antara LHIBS dengan ponpes-ponpes lainnya. Dimana LHIBS tetap membentengi santri dan santriwati dengan Ilmu agama, tetapi tetap bernuansa global dan berbudaya Indonesia.

LHIBS juga membolehkan kunjungan baik dari orang tua dan keluarga ke santri dan santriwati setiap hari. Namun pihak sekolah mengatur, sesuai jadwal yang ditetapkan. LHIBS juga mencetak santri dan santriwati yang melek sains dan IT, sehingga anak-anak diizinkan membawa HP dan laptop. Karena saat ini tidak bisa menutup mata, dengan perkembangan dunia yang semakin canggih. Namun demikian, tentu pihak sekolah tetap mengawasi, sebab jangan sampai anak-anak kebablasan akibat kemajuan teknologi. “Karena itu, Lenterahati Islamic Boarding School salah satu pesantren yang direkomendasikan untuk membentuk karakter anak-anak (santri dan santriwati),”jelas dia. (her)