Pemkot Kemungkinan Tak akan Peroleh DAK Jalan

0
Miftahurrahman. (Suara NTB/cem) 

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram kemungkinan tidak akanmendapatkan dana alokasi khusus (DAK) jalan di tahun 2023 mendatang. Pasalnya, pemerintah pusat tidak mengalokasikan anggaran.Kendati demikian, 94 persen jalan di Mataram dalam kondisi baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Miftahurrahman menyampaikan, pemerintah pusat tidak lagi mengalokasikan anggaran DAK perbaikan atau pembangunan jalan di tahun 2023 untuk seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pihaknya tidak mengetahui persis pertimbangannya.Namun, 94 persen kondisi jalan di Mataram dalam kondisi baik. “Sisanya sedikit ini hanya butuh pemeliharaan saja,” kata Miftah dikonfirmasi,Kamis, 30 Juni 2022.

Pihaknya telah mengecek melalui aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (KRISNA) miliki pemerintah pusat ternyata pembiayaan jalan ditutup.Padahal, usulan perbaikan atau pembangunan telah banyak masuk dalam sistem di Kementerian PUPR.

Ia menyebutkan, DAK jalan yang diterima tahun ini,mencapai Rp 10 miliar. Sementara, kebutuhan anggaran secara keseluruhan mencapai Rp100 miliar lebih.Dalam sistem pembangunan jalan, pemerintah pusat mengeluarkan item-item yang menjadi prioritas sehingga dilakukan penyesuaian kebutuhan anggaran.“Artinya, pusat tidak mengeluarkan sekaligus tetapi mana prioritas pertama dan kedua.Kemudian, lanjut prioritas tiga dan empat,” jelasnya.

Secara akumulasi kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan jalan mencapai Rp50 miliar. Kementerian PUPR baru merealisasikan Rp10 miliar,sehingga kebutuhan DAK jalan mencapai Rp40 miliar.

Miftah menambahkan, pemerintah pusat hanya mengalokasikan anggaran DAK untuk sanitasi dan air minum. Kebutuhan anggaran masih dihitung,tetapi diharapkan ada alokasi anggaran untuk biaya pemeliharaan. (cem)