Warga Terdampak Perbaikan Pipa Kini Dibantu dengan Mobil Tangki

0
PDAM Praya menyiapkan armada truk tangki air bersih, khusus untuk membantu warga atau pelanggan setiap ada perbaikan jaringan pipa yang rusak. (Suara NTB/kir)
ads top adsamman

Praya (Suara NTB) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Praya menyiapkan armada truk tangki air bersih, khusus untuk membantu warga atau pelanggan setiap ada perbaikan jaringan pipa yang rusak. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelanggan PDAM Praya bisa tetap menikmati layanan air bersih. Meski diwilayah tersebut distribusi air bersihnya tengah terganggu, karena ada perbaikan jaringan pipa.

“Program pengiriman air bersih menggunakan truk tangki ini sebagai bagian dalam upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan, khususnya pelanggan yang berada diwilayah pemukiman padat penduduk,” sebut Direktur Teknis PDAM Praya, L. Sukemi Adiantara, Rabu, 29 Juni 2022.

Saat ini beberapa wilayah layanan air bersih PDAM Praya tengah terganggu. Lantaran adanya perbaikan jaringan pipa PDAM Praya yang bocor wilayah Desa Lantan Batukliang Utara. Proses perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi pun sudah selesai dilakukan awal pecan kemarin. Hanya saja, distribusi air bersih tidak bisa langsung dilakukan.

Pasalnya, harus menunggu perbaikan pipa yang rusak benar-benar selesai dan siap untuk dialiri air bersih. Dan, biasanya distribusi air baru bisa kembali normal setelah dua atau tidak harus setelah perbaikan selesai dilakukan. “Hari ini kita sudah menyalurkan air bersih menggunakan truk tangki ke pelanggan kita yang ada di perumahan Bonter. Begitu pula wilayah lain yang terdampak juga akan dibantu,” sebutnya.

Ia menjelaskan, setiap ada kerusakan pihaknya selalu menyampaikan kepada masyarakat. Baik itu melalui UPT maupun media social PDAM Praya. Begitu juga ketika akan ada perbaikan terhadap kerusakan jaringan tersebut, selalu disampaikan minimal dua hari sebelum dilakukan perbaikan. Dengan harapan pelanggan bisa menampung air terlebih dahulu sebagai persiapan.

Ke depan, tidak hanya melalui media social, pengumuman soal rencana perbaikan jaringan pipa yang rusak juga akan diupaya melalui masjid atau mushalla di wilayah yang akan terkena dampak. Agar cakupan informasi bisa lebih luas dan dapat diketahui masyarakat banyak.

‘’Sekarang memang sudah ada pengumuman lewat medsos. Tapi alangkah lebih baik pengumuman kemacetan juga dilakukan dengan bersurat ke kepala lingkungan setempat. Agar diumumkan di musholla dan masjid. Jadi lebih masif informasinya. Dan, kita bisa tampung air banyak-banyak dulu sebelum mati,’’ saran Agus W, salah seorang pelanggan PDAM Praya asal Semayan ini. (kir)