Ahli Kejiwaan Dilibatkan di Kasus Ibu Gigit Anak Kandung

0
Masdidin. (Suara NTB/Uki)
ads top adsamman

Bima (Suara NTB) – Ibu rumah tangga warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima inisial Nr, yang menggigit anak kandungnya berusia 4 tahun hingga meninggal dunia diduga mengalami depresi atau gangguan mental.

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin mengakui berdasarkan hasil penelusuran pihaknya, oknum Nr mengalami gangguan mental atau depresi. Untuk memastikan itu, pihaknya akan melibatkan ahli kejiwaan atau psikolog. “Informasinya oknum Nr ini mengalami depresi atau gangguan mental dan untuk memastikan hal ini tentu sangat perlu melibatkan ahli kejiwaan,” katanya, Rabu, 29 Juni 2022.

Ia mengaku, saat ini oknum Nr sudah diamankan. Bahkan Selasa, 28 Juni 2022 sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Unit PPA Polres Bima. “Nr ini sudah diamankan dan langsung diperiksa semalam,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, lanjut Masdidin, oknum Nr tidak mengakui perbuatannya yakni menggigit anaknya yang masih balita hingga meninggal dunia. “Tidak diakui. Meski begitu, akan terus kami dalami. Termasuk meminta keterangan suami Nr dan sejumlah warga yang berada di TKP,” ujarnya.

Dalam persoalan itu tambah Masdidin, pihaknya belum memanggil ataupun meminta keterangan dari saksi atau orang yang melihat secara langsung oknum Nr menggigit anaknya hingga meninggal dunia. Namun ada saksi yang melihat, dalam rumah hanya ada Nr dan anak kecil.

“Untuk saksi belum ada yang kita panggil karena orang yang melihat langsung oknum Nr menggigit anaknya tidak ada. Tapi ada orang yang melihat dalam rumah hanya ada Nr dan anak kecil,” ujarnya.

Untuk mengungkap dugaan pembunuhan  serta motif, Masdidin menegaskan pihaknya terus melakukan pendalaman dari alat bukti hingga keterangan sejumlah saksi. “Kasusnya masih didalami. Barang bukti yang diamankan yakni selimut dan handuk,” pungkasnya. (uki)