Terkena Perluasan RSUD Tripat, SDN 1 Gerung Utara Dipindah Tahun Depan

0
SDN 1 Gerung Utara ini akan direlokasi tahun depan. Sekolah ini menjadi bagian perencanaan perluasan RSUD Tripat. (Suara NTB/her)
ads top adsamman

Giri Menang (Suara NTB) – SDN 1 Gerung Utara akan mulai dipindahkan tahun depan, menyusul sekolah ini terkena peluasan RSUD Tripat. Pihak Pemda tengah menyiapkan lahan untuk lokasi relokasi SDN 1 Gerung Utara tersebut.

Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid, mengatakan, kalau tahun depan kemungkinan sekolah yang ada di depan RSUD Tripat sudah bisa dilakukan pemindahan.  “Tahun depan untuk gedung sekolah kemungkinan sudah mulai kita relokasi, ” katanya saat ditemui kemarin.

Sesuai perencanaan yang sudah dilakukan, pemindahan gedung sekolah disiapkan tahun 2023, untuk lokasi lahan pembangunan gedung sekolah yang baru sudah disiapkan oleh Pemkab Lobar.  “Lokasi tanahnya sudah ada, sekarang tinggal kita sosialisasikan, ” tegasnya.

Bupati mengatakan, untuk rencana pemindahan sekolah ini harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, karena dalam master plan pembangunan RSUD Tripat ke depannya sekolah ini masuk dalam perencanaan pembangunan rumah sakit. ” Lahan sekolah ini masuk dalam perencanaan pengembangan rumah sakit, ” ujarnya.

Sementara itu Kepala BPKAD Lobar H. Fauzan Husniadi mengatakan, rencana pemindahan SDN 1 Gerung Utara sudah siapkan lahan oleh Pemkab Lobar lokasi sekolah nantinya akan dibangun di sebelah gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Mini Tripat.

Sementara itu Kepala SDN 1 Gerung Utara Sabariah, mengatakan, kalau pihaknya dari sekolah bersifat sebagai pengguna atau pemakai dari gedung sekolah. ” Kami dari pihak sekolah hanya pemakai/pengguna gedung sekolah, ” katanya.

Kebijakan untuk memindahkan gedung sekolah, itu semua menjadi hak dari Pemkab Lobar, pihaknya yakin kebijakan sekolah yang akan merelokasi gedung SDN 1 Gerung Utara ini sudah direncanakan dengan baik, dari sisi baik dan buruknya pemindahan gedung sekolah ini.  “Semua itu hak pemerintah dan kami yakin pasti sudah difikirkan dampak baik buruknya bagi masyarakat, ” ujarnya.

Terkait dengan sosialisasi, Sabariah mengatakan kalau pihaknya belum mendapatkan informasi apapun terkait dari rencana pemerintah yang akan melakukan relokasi gedung sekolah. Sehingga pihak sekolah juga belum berbuat apa-apa, apalagi melakukan sosialisasi kepada para ulama wali murid atau masyarakat. ” Karena kami belum dapat informasi maka kami belum bisa berbuat apa-apa, ” jelasnya. (her)