Peluang Terbuka, NTB Bersiap Gelar Event MXGP Dua Kali di 2023

0
Lalu Herman Mahaputra (Suara NTB/ris)
ads top adsamman

Mataram (Suara NTB) – Setiap tahun Indonesia tetap mendapat dua seri gelaran Motocross Grand Prix (MXGP). Termasuk di tahun ini sebenarnya Indonesia mendapat dua seri yaitu di Samota dan di Jawa Barat. Namun seri motocross di Jawa Barat tidak diambil lantaran persiapan yang mepet.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengatakan, Provinsi NTB siap untuk melaksanakan dua event MXGP di tahun 2023 karena peluangnya masih terbuka. Terlebih beberapa daerah yang memiliki sirkuit Motocross seperti Bali, Sukabumi dan daerah lainnya tidak mengajukan diri sebagai tuan rumah.

Selain di Sirkuit Samota, MXGP akan digelar di Lombok dengan mempertimbangkan dua lokasi yatu di Lantan dan di Mandalika. Jika motocross digelar di Lantan, maka Pemkab Lombok Tengah harus menyiapkan sarana pendukung lainnya untuk kalancaran event balap kelas dunia tersebut.

‘’Pak Gub sudah berbicara dengan MGPA dan ITDC, mungkin seri satu di Samota, seri dua di Mandalika. Atau bisa pakai Sirkuit Lantan yang sudah jadi, namun pihak Pemkab akan menyiapkan sarana pendukung yang lainnya, termasuk penginapan atau akomodasi,’’ ujar Dokter Jack, sapaannya kepada Suara NTB kemarin.

Ia mengatakan, Sirkuit Samota memiliki karakteristik yang berbeda dengan Sirkuit Lantan 459. Nanti tim akan melakukan survei sebelum event ini digelar. Namun yang jelas penyelenggara biasanya akan mengkombinasikan balapan di sirkuit yang berkarakter ekstrem seperti di Samota dan di sirkuit yang tidak ekstrem.

“Yang jelas tidak mungkin dua seri itu berat- berat. Samota itu memang yang diingankan para crosser, mereka sangat puas dengan sirkuit ini. Namun nanti di Lombok, grade-nya tak seberat Samota,” ujar pria yang juga pembalap offroad ini.

Adapun Sirkuit Lantan dinilai bisa digunakan sebagai lokasi seri kedua karena karakteristik lintasan balapan berbeda dengan Samota. Namun tentu hal ini tergantung kesiapan Pemkab Loteng. ‘’Nanti Pak Bupati bisa membicarakan hal ini dengan Pak Gubernur, kemudian izin juga dengan IMI Pusat. Kami sih IMI NTB siap support,’’ terangnya.

Seperti diketahui, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno telah menawarkan kepada Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) atau Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional serta PT. Infront Moto Racing untuk menggelar dua kali event MXGP Samota di Provinsi NTB tahun 2023 mendatang.

Mengapa MXGP harus digelar dua kali di NTB? Menurut Sandiaga Uno, para pembalap, kru, FIM dan Infront datang dari negara-negara yang notabene sangat jauh. Sehingga sayang kalau hanya menggelar balap hanya satu kali saja. Mereka bisa menggelar dua kali balap di dua pulau yang sangat indah sambil mengeksplorasi sejumlah destinasi unggulan di daerah ini.

‘’Saya tawarkan dua race balapan. Ini bagian dari mengangkat destinasi super prioritas NTB, menjadi destinasi kelas dunia, khusunya motor sport. Ini upaya yang tepat untuk kebangkitan wisata kita dan membuka lapangan usaha,’’ ujarnya.(ris)