Implementasikan Program Boat Desa Pedi Tode di Lima Desa

0
Asisten pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa, Varian Bintoro bersama peserta sosialisasi Pusat Layanan Integritas Perlindungan Anak (PILPA). Buah kerjasama LPA NTB dengan UNICEF dan Pemkab Sumbawa, di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes.(Suara NTB/ist)
ads top adsamman

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa berharap, program Boat Desa Pedi  Tode di lima desa, yakni Penyaring, Klungkung, Pelat, dan Sebasang, segera terimplementasikan. Sebab program ini dapat mendekatkan pelayanan kesejahteraan sosial anak secara integratif kepada masyarakat.

Program ini juga meringankan biaya. Serta memangkas alur birokrasi kepengurusan administrasi layanan. Seperti disampaikan Bupati melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa, Varian Bintoro, S.Sos. M.Si, saat Sosialisasi Pusat Layanan Integritas Perlindungan Anak (PILPA). Buah kerjasama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB dengan UNICEF dan Pemkab Sumbawa, di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes.

PILPA ini dihajatkan untuk pemenuhan hak-hak anak yang maksimal dan efisien. Melalui kearifan lokal “Boat Desa Pedi Tode”, yang mengandung makna, semua pihak di desa tersebut bertanggung jawab untuk keberlangsungan pertumbuhan dan pemenuhan hak anak dengan maksimal.

Bupati juga  mengapresiasi kegiatan tersebut. Dinilai sebagai salah satu ikhtiar untuk percepatan Kabupaten Sumbawa menjadi Kabupaten Layak Anak. (KLA). KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Sehingga pemenuhan hak anak di Indonesia, khususnya di  Kabupaten Sumbawa dapat lebih dipastikan. (arn)