Tragedi di Balik Nomor 243 Milik Tim Gajser, ‘’Raja Pertama’’ MXGP Samota

0
Pembalap tim HRC asal Slovenia Tim Gajser (tengah) bersama pembalap tim Red Bull Gasgas Factory Racing asal Spanyol Jorge Prado (kedua kiri) dan pembalap Honda 114 Motorsports asal Spanyol Ruben Fernandez berada di podium usai menjalani balapan pada seri ke-12 kejuaraan dunia motocross MXGP Samota 2022 di Rocket Motor Circuit, Sumbawa, Minggu (26/6/2022). (ant/balipost)

TIM Gajser. Crosser kelahiran Slovenia, 8 September 1996, ini menjadi jawara di MXGP Samota, 26 Juni 2022. Ia dikenal dengan nomor 243 yang menjadi ciri khasnya. Tapi siapa sangka, ada cerita tragis di balik nomor tersebut.

Gajser mulai mengenal motor, sejak berusia dua setengah tahun. Waktu itu, dia melihat kawannya, mengendarai Honda 50 berukuran kecil. Ayahnya lalu menaruhnya di atas kendaraan itu, menunjukkan bagian-bagian terpenting dari motor: yaitu gas dan rem.

Sejak itu, Gajser telah jatuh cinta pada motor. Gajser semakin tak terpisahkan dengan motor sejak ia memiliki motor sendiri. Ia sering mengendarai motornya, dari pagi, hingga malam.

Ia beruntung karena mendapatkan bimbingan dari sang ayah yang juga merupakan pahlawan masa kecilnya.

Ayahnya, Bogomir juga merupakan seorang pengendara motorcross dan memperkenalkan anaknya pada olahraga ini di usia muda. Dia tetap menjadi pelatihnya sampai hari ini.

Gajser memiliki satu kakak laki-laki Nejc, dan dua adik perempuan Alja dan Neja.

Pada tahun 1995 keluarganya mengalami tragedi ketika saudara laki-lakinya yang berusia 3 tahun, Zan, tewas dalam kecelakaan balap.

Saat itu, Tim belum lahir. Bogomir, mengajak Zan bermain saat ia sedang di trek motocross. Dalam sebuah lompatan di trek motocross, Bogomir secara tidak sengaja menabrak Zan tepat di bagian pelipisnya.

Zan tewas seketika. Dan di tahun yang sama, istri Bogomir kembali mengandung. Dan bayi di dalam kandungan itu adalah Tim Gajser.

Gajser pun mengendarai motor dengan nomor 243 untuk menghormati saudaranya yang telah meninggal, yang lahir pada tanggal 24 bulan 3.

Gasjer juga memelihara persahabatan dekat dengan juara dunia MotoGP Marc Marquez, setelah bertemu dengan pembalap Spanyol itu melalui hubungan timbal balik mereka dengan Honda Racing Corporation.

Meski telah mengendarai sepeda motor sejak berusia tiga tahun, Gasjer tidak memiliki SIM dan tidak pernah mengendarai sepeda motor di jalan umum.

Tim Gajser telah menjadi pebalap tersukses dalam sejarah Honda saat ia memenangkan GP ke-39 secara keseluruhan di MXGP Italia tahun ini dengan Honda CRF450R terbaru.

Crosser asal Slovenia ini telah mengantongi empat gelar dunia pada mesin CRF termasuk tiga MXGP (2020, 2019, 2016) dan satu gelar MX2 (2015).

Sebelum MXGP Samota, Gajser telah memimpin Kejuaraan Dunia MXGP 2022 dengan 79 poin dan semakin mengukuhkan dominasinya di Tana Samawa.

Di Rocket Motor Circuit MXGP Sirkuit Samota, Sumbawa, NTB, Gajser tampil gemilang dengan melibas dua race MXGP Indonesia ini.

Tim Gajser sudah mulai menunjukkan dominasinya sejak babak kualifikasi dengan menjadi yang tercepat di babak tersebut. Keunggulan di babak kualifikasi, berlanjut dengan keberhasilan Gajser menjuarai race 1 dengan jarak waktu 4,1 detik lebih cepat dari pemenang kedua, Jorge Prado pembalap Red Bull Gas-Gas. Disusul, pemenang berikutnya Ruben Fernandez, Glenn Coldenhoff dan Romain Febvre.

Namun, kemenangan di race 1 tidak membuat Gajser mengendorkan gas. Di race 2, Tim Gajser kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai juara dunia. Ia pun melibas race 2 dengan selisih waktu 3,8 detik lebih cepat dari Jorge Prado. Sementara, posisi ketiga diraih Romain Febvre.

Atas penampilan gemilangnya itu, Gajser pun mendapatkan begitu banyak apresiasi. Salah satunya, datang dari Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo yang menyerahkan trofi juara kepada Tim Gajser, bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. Tak tanggung-tanggung, Bambang Soesatyo langsung mendaulat Gajser sebagai Raja Pertama MXGP Samota.

“Selamat kepada pembalap Tim Gajser dari Slovenia yang berhasil memenangi race 1 dan race 2 MXGP Samota. Sekaligus mengukuhkan sebagai ‘raja pertama’ MXGP di Samota, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Minggu, 26 Juni 2022. (aan)