Pemberangkatan Terakhir CJH, Kakanwil Ingatkan Tidak Porsir Tenaga untuk Hal yang Tidak Perlu

0
Pelepasan Kloter 6 Embarkasi Lombok oleh Kakanwil Kemenag NTB H. M. Zaidi Abdad dan Rektor UIN Mataram Prof. H. Masnun, Senin, 27 Juni 2022. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemberangkatan terakhir Calon Jemaah Haji (CJH) dari NTB yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 6 Embarkasi Lombok, resmi dilepas Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB Dr. H. M. Zaidi Abdad, M.Ag., Senin, 27 Juni 2022.

Pelepasan CJH di Aula Bir Ali 1, UPT Embarkasi Lombok, juga dihadiri Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram  Prof. Dr. H. Masnun Tahir, Pelaksana Harian Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) H. Ali Fikri dan anggota PPIH lainnya.

Pada kesempatan ini, Kakanwil Kemenag NTB H. M. Zaidi Abdad, kembali mengingatkan agar semua CJH betul-betul menjaga kesehatan. Dalam hal ini, ujanya, CJH selama di Arab Saudi tidak beraktivitas yang tidak terlalu penting, seperti memporsir diri melakukan ibadah sunnah sebelum melaksanakan ibadah wajib yang merupakan rukun.

‘’Banyak minum walaupun tidak haus karena, suhu di Saudi Arabia khususnya Mekkah sangat panas,’’ ujarnya mengingatkan.

Kakanwil juga menegaskan, Kloter 6 adalah jemaah kloter campuran dari Embarkasi Jakarta, Banjarmasin dan Kota Solo. Untuk itu, pesawat yang membawa jemaah transit di Bandara Soekarno Hatta untuk menjemput jemaah Embarkasi Jakarta, Banjarmasin dan Kota Solo.

‘’Jika kloter 1 – 5  Embarkasi Lombok, dokter kesehatannya dari NTB. Maka, Kloter 6 dokternya dari Jakarta,’’ tambahnya.

Hal senada disampaikan Rektor UIN Mataram, Prof. H. Masnun. H. Masnun mengingatkan, kepada jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, fokus kepada ibadah. Tidak hanya itu, lanjutnya, jemaah diingatkan tidak main HP terlalu sering.

‘’Luruskan niat, perbanyak berdoa, sabar. Karena kloter 6 merupakan campuran dari provinsi lain. Maka, tingkatkan Ukhuwah Wathoniah, Bashariah dan Islamiah antar sesama NKRI,’’ pesannya.

Kloter 6 yang terdiri dari 98 CJH Kabupaten Lombok Tengah, 1 orang Kota Mataram, 1 TPHD Provinsi, dan 1 orang dari KBIHU akan bergabung dengan CJH Embarkasi Jakarta, Banjarmasin dan Kota Solo merupakan Kloter terakhir sekaligus menutup pemberangkatan CJH Embarkasi Lombok.

Di Asrama Haji, CJH menerima paspor, living cost, boarding pass, dan pemeriksaan X-Ray oleh Bea Cukai. Namun, visa jemaah Kloter 6 dicap stempel oleh Pemerintah Arab Saudi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang  saat pesawat jemaah transit. Tidak seperti kloter lainnya karenanya, semua jemaah akan turun dari pesawat menuju bandara, kemudian secara bersama dengan jemaah Embarkasi Jakarta, Banjarmasin, dan Solo naik pesawat kembali untuk menuju Jeddah, Arab Saudi. (ham)