Menparekraf Tawarkan Dua Kali MXGP Tahun Depan di Lombok dan Samota

0
Menparekraf Sandiaga Uno saat memberi keterangan pers bersama dengan Gubernur, CEO Infront, FIM, Anggota DPR RI HM Syafrudin dan Komandan MXGP Ridwan Syah (Suara NTB/ris)
ads top adsamman

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menawarkan kepada Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) atau Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional serta PT. Infront Moto Racing untuk menggelar dua kali event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota di Provinsi NTB tahun 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf saat memberikan keterangan pers bersama dengan tim dari FIM, Infront, Gubernur NTB, anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa dan Komandan MXGP Samota, Minggu, 26 Juni 2022. Sandiaga Uno mengaku takjub dengan keindahan Samota dan sejumlah daerah di Sumbawa, termasuk di dalamnya Pulau Moyo yang eksotik.

Dari informasi yang diterimanya juga, para pembalap, kru, FIM dan Infront merasa bangga bisa melaksanakan balap di sirkuit ini.Oleh karena itulah, ia akan memasukkan event MXGP Samota menjadi calendar of event nasional dan bahkan internasional dan menawarkan agar MXGP ini digelar dua kali tahun depan yaitu satu di Samota dan satu lagi di Pulau Lombok.

“Tadi Permintaan dari Bang Zul adalah MXGP ini akan menjadi calendar event nasional dan internasional dan ini langsung saya sepakati. Tahun depan kalau ada MotoGP di Mandalika, mudah-mudahan MXGP punya dua event, satu di Samota satu lagi rencananya di Lombok,” kata Menparekraf.

Mengapa MXGP harus digelar dua kali di NTB? Menurut Sandiaga Uno, para pembalap, kru, FIM dan Infront datang dari negara-negara yang notabene yang sangat jauh. Sehingga sayang kalau hanya menggelar balap hanya satu kali saja. Mereka bisa menggelar dua kali balap di dua pulau yang sangat indah sambil mengeksplorasi sejumlah destinasi unggulan di daerah ini.

“Saya tawarkan dua race balapan. Ini bagian dari mengangkat destinasi super prioritas NTB, menjadi destinasi kelas dunia, khusunya motor sport. Ini upaya yang tepat untuk kebangkitan wisata kita dan membuka lapangan usaha,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf mengajak semua pembalap, kru, FIM, Infront dan penonton dari luar daerah untuk menjelajahi wisata Sumbawa, misalnya ke Pulau Moyo, ke Tambora bahkan menyempatkan diri ke Labuan Bajo NTT dengan wisata Pulau Komodo dan lainnya.

Menparekraf mengaku senang mendengar statemen CEO Infront David Luongo yang menyatakan bahwa Rocket Motor Circuit Samota memiliki trek yang bagus dan sangat sempurna untuk digelar balapan. “Saya juga mendengar bahwa seluruh pembalap sangat tertarik untuk melakukan balap di Rocket Motor Circuit Samota,” ujarnya.

“Saya dapat instruksi dari Pak Presiden bahwa kami sangat ingin melihat peningkatan enggagement dari gelaran MXGP. Kami berharap MXGP mampu membantu kami untuk segera merecovery ekonomi sesaat setelah pandemi Covid-19 menghantam,” tutupnya.(ris)