Aksi Jupiter Aerobatic TNI AU Pukau Penonton MXGP Samota

0
JAT sedang bermanuver dengan aneka formasi di langit Samota Minggu (26/06) kemarin (Suara NTB/ris)

Sumbawa Besar  (Suara NTB) – Jupiter Aerobatic Team (JAT) memberi kejutan untuk para penonton pada saat opening ceremony MXGP Samota, Minggu, 26 Juni 2022. Sebanyak enam unit pesawat membentuk aneka formasi atau manuver aerobatik di langit Samota sehingga seluruh pembalap, kru dan puluhan ribu penonton terpukau.

Aksi aerobatik para pilot andal dari TNI AU mulai terlihat sekitar pukul 11.35 Wita dengan membentuk aneka formasi. Setiap formasi memiliki nilai dan filosofis tersendiri. Dalam salah satu formasinya, dua pesawat JAT membentuk formasi “heart” yang bermakna cinta untuk negeri dan kebanggaan pada kegiatan MXGP Samota.

Manuver udara JAT memang sangat spektakuler. Nama manuver yang ditampilkan JAT antara lain jupiter roll, delta loop, eagle to arrow head loop and break off, twin half cuban, dan jupiter wheel, tango to diamond loop,  screw roll, heart, roll slide, five card pass dan lainnya.

Komandan MXGP Samota, Ir. H. Ridwan Syah mengatakan, enam pesawat JAT yang terbang di langit Samota sebagai sebuah hiburan yang spektakuler.

“Terima kasih Kepala Staf TNI AU yang telah mengirim penerbang-penerbang aerobatik selama 30 menit saat final MXGP. Mereka menghiasi angkasa Sumbawa. Tentu ini menjadi hiburan yang luar biasa untuk masyarakat Sumbawa,” katanya.

Dikutip dari Wikipedia, tim JAT kali ini terdiri dari  J-1 Mayor Pnb Ripdho “Mohawk” Utomo, J-2 Mayor Pnb Gede Ngurah “Viper” SW, J-3 Mayor Pnb P.S “Grackle” Anggoro, J-4 Kapten Pnb Bayu “Meerkat” Anugrah,J-5 Mayor Pnb Ferdian “Corbie” Habibi, dan J-6 Mayor Pnb Idam “Godham” Satria.

JAT sendiri merupakan salah satu tim aerobatik milik TNI AU dalam bentuk Skadron Khusus dibawah Skadron Pendidikan 102, Wing Pendidikan Terbang, Lanud Adisucipto yang terbentuk sejak tahun 1996. Awalnya, tim ini hanya menggunakan 4 pesawat model Hawk MK-53. Namun, Jupiter Aerobatik Team sempat vakum sejak tahun 2002 dan mulai muncul kembali ke permukaan tahun 2008 dengan pesawat latih KT-1B Woong Bee buatan Korsel yang berjumlah 8 buah.

Team aerobatic ini menggunakan nama “Jupiter” sebagai ‘call sign’ (panggilan) para Instruktur Terbang TNI AU. Semua anggota dari Jupiter Aerobatic Team (JAT) adalah instruktur terbang.(ris)