Warga Terpencil di Dusun Aik Mual Akhirnya Nikmati Air Bersih

0
Kapolda NTB besar Bupati Lobar H Fauzan Khalid dan pihak YTBM meresmikan fasilitas air bersih untuk masyarakat Dusun Aik Mual Desa Sekotong Timur, Jumat (24/6).
ads top adsamman

Warga terpencil di Dusun Aik Mual, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, Lombok Barat (Lobar) akhirnya bisa menikmati pelayanan dasar air bersih, Pustu Poskesdes dan fasilitas MCK komunal. Pembangunan fasilitas dasar ini dilakukan Polda NTB bersama yayasan Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN).

PADA Jumat, 24 juni 2022, fasilitas untuk warga terpencil itu diresmikan. Peresmian fasilitas air bersih di Dusun Aik Mual itu dihadiri dihadiri oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto, Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, dan pihak YTBM.

Fasilitas air bersih yang dibangun mencakup tandon air dan toilet komunal untuk membudayakan penggunaan toilet, pengairan yang dapat digunakan untuk budidaya perikanan tawar (tidak memerlukan banyak air), serta hortikultura (tanaman obat keluarga dan hidroponik). Kondisi kontur wilayah yang berbukit-bukit dan minimnya infrastruktur menyebabkan air sulit untuk didapat oleh masyarakat.

Pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Plus AFC Health Center, pencarian titik mata air, pembangunan sumur air dalam, toilet komunal, serta pelatihan guru dan handicraft bagi masyarakat di wilayah 3T menjadi upaya Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat, khususnya di Dusun Aik Mual.

Setelah sebelumnya membangun SD Aik Mual pada tahun 2016 untuk mendukung layanan pendidikan di Dusun Aik Mual, Lombok Barat, YTBN melalui kegiatan Bakti Nusantara kembali ke daerah ini untuk semakin memantapkan dukungan kebutuhan dasar masyarakat akan kesehatan, sekaligus mendorong perbaikan kualitas SDM untuk akselerasi kesejahteraan masyarakat.

Lombok sekaligus memberikan memori tersendiri pada AFC Life Science, sebagai donatur utama kegiatan, sejak aksi AFC Care tiga tahun lalu membantu pemulihan pasca gempa.

Bersamaan dengan kegiatan Bakti Nusantara, diresmikan pula Fasilitas Air Bersih oleh Kapolda NTB, YTBN, dan Bupati Lombok Barat. Fasilitas air bersih yang dibangun mencakup tandon air dan toilet komunal untuk membudayakan penggunaan toilet, pengairan yang dapat digunakan untuk budidaya perikanan tawar (tidak memerlukan banyak air), serta hortikultura (tanaman obat keluarga dan hidroponik).

Kondisi kontur wilayah yang berbukit-bukit dan minimnya infrastruktur menyebabkan air sulit untuk didapat oleh masyarakat. Kapolda NTB melalui Direktur Binmas Polda NTB, Kombes Pol Dessy Ismail, menjelaskan, saat ini, satu-satunya sumber air bersih warga berasal dari sumur resapan yang jaraknya 1 kilometer dari rumah warga dan menyebabkan 90% warga di Dusun Aik Mual tidak memiliki fasilitas toilet.

Pembangunan fasilitas air bersih menjadi wujud komitmen Polda NTB dalam membantu masyarakat, menghadirkan sumber air bersih dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sementara itu, Ketua YTBN, Teguh Dwi Nugroho mengatakan melalui Bakti Nusantara, pihaknya berupaya mewujudkan program-program berkelanjutan yang memberikan dampak yang signifikan bagi warga. Tidak hanya membangun fasilitas fisik seperti sekolah, puskesmas, dan fasilitas kesehatan, Bakti Nusantara juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menggali kemunculan pemimpin- pemimpin lokal yang lebih memahami daerahnya, lebih rendah hati, dan lebih mampu mencari solusi aplikatif sesuai kondisi di sekitarnya,” harap dia.

Di tempat yang sama, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid, menyampaikan pihaknya mengapresiasi Polda NTB dan YTBN yang telah membangun fasilitas air bersih dan menyelenggarakan Bakti Nusantara di Dusun Aik Mual. “Selama ini Pemkab telah berupaya keras memajukan infrastruktur fisik dan sumberdaya manusia di berbagai penjuru Lombok Barat. Kolaborasi berbagai pihak sangat membantu kami meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadi komplemen jalan-jalan, sekolah, fasilitas kesehatan yang saat ini mulai kami percepat perbaikannya. Ke depan, kami berharap lebih banyak kolaborasi dilakukan, juga mohon kelancaran agar Pemkab Lombok Barat dapat semakin cepat dan luas menyediakan layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.

Dusun Aik Mual dipilih oleh Bakti Nusantara karena lokasinya yang terpencil dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah. Kondisi geografis disertai keterbatasan transportasi menjadi salah satu faktor penghambat bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan terdekat.

Berbagai permasalahan kesehatan masyarakat setempat seperti rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi yang menyebabkan angka pernikahan usia dini cukup tinggi di rentang usia 12-15 tahun, rendahnya status gizi, serta kurangnya kesadaran kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih.

Kondisi geografis Indonesia yang beragam dengan banyaknya bukit dan lembah membuat beberapa area memiliki kesulitan untuk mendapatkan akses transportasi yang berakibat pada ketidakmerataan pembangunan. Layanan pendidikan dan kesehatan menjadi bagian yang juga terdampak dengan keterbatasan tersebut.

Yayasan Tunas Bakti Nusantara sebagai sebuah organisasi inklusif ingin menjadi penggerak bagi semua pihak yang terlibat untuk bergotong royong bagi kesejahteraan masyarakat di daerah yang masih tertinggal di Indonesia. Bakti Nusantara adalah gerakan yang dilandasi oleh semangat kepedulian, kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, terluar (3T) Indonesia.

Diselenggarakan oleh YTBN yang selalu bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, PGRI, Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara, serta berbagai instansi lainnya, Bakti Nusantara memiliki 3 (tiga) misi utama, yaitu kesejahteraan (Bangun Nusantara), kesehatan (Sehat Nusantara), dan pendidikan (Inspirasi Nusantara). (her)