BUMN Malaysia Butuh 6.000 Pekerja Pemotong Sawit

0
Mohd Azan Bin Yaacob (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia, Perusahaan Sime Darby Plantation yang bergerak di bidang perkebunan sawit saat ini membutuhkan 6.000 pekerja pemotong buah. Kebutuhan tenaga kerja ini disampaikan oleh Mohd Azan Bin Yaacob, Humas Sime Darby Plantation saat pelepasan CPMI asal NTB ke Malaysia, Kamis,24 Juni 2022.

Pada kesempatan itu, ia meminta kepada seluruh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang menjadi mitranya untuk menyiapkan PMI yang mumpuni untuk bekerja di sektor perkebunan, khususnya pemotongan buah. “Kebutuhan 6.000 orang ini untuk tahun 2022. Dari Indonesia dan kami harapkan dari NTB yang mengisinya,” katanya.

Diketahui, jumlah PMI asal NTB yang bekerja saat ini di Perusahaan Sime Darby Plantation sekitar 80 persen lebih dari total keseluruhan 20.000 pekerja. Mohd Azan mengutarakan ketertarikannya terhadap PMI asal NTB dikarenakan pengalaman dan kepandainnya dalam bekerja. “Karena pengalaman kerjanya sudah ada dan meskipun baru mudah pandai bekerja,” tutur Azan.

Gajinya pun berkisar sekitar 1.500 ringgit hingga 3.000 ringgit perbulan. Untuk PMI yang rajin bekerja/tidak pernah cuti, akan diberikan bonus setiap akhir tahun.

Dan lebih menarik lagi, Perusahaan tersebut akan menanggung segala bentuk biaya persyaratan, mulai dari pembuatan visa, paspor, medical check up hingga menyiapkan pesawat yang dicarter dari Malaysia ke Lombok. “Bekerja gratis, tidak ada ongkos dari perusahaan penyalurnya,” demikian Azan. (bul)