Terima Mahasiswa KKN Unram, Bupati Tegaskan Pembangunan Fisik Bukan Pekerjaan Mahasiswa

0
Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy saat menerima mahasiswa KKN Unram, Kamis (23/6). (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. M. Sukiman Azmy menerima 974 mahasiswa Universitas Mataram (Unram) yang akan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 95 desa, Kamis, 23 Juni 2022. Bupati mengingatkan, para mahasiswa KKN ini tidak melakukan aktivitas pembangunan fisik.

“Pembangunan sarana fisik itu bukanlah pekerjaan kalian (mahasiwa),”  tegas bupati.

Menurutnya, pembangunan sarana fisik di desa-desa itu bukanlah pekerjaan mahasiswa, tapi pemerintah. Dalam hal ini, yang perlu dilakukan mahasiswa KKN adalah mengubah pola pikir masyarakat.  Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan membawa manfaat besar dalam rangka mengubah pola pikir masyarakat. “Yang harus dilakukan adalah mengubah mindset masyarakat dan perilakunya supaya jadi lebih baik,” pesannya.

Disampaikan, kerja sama antara Pemda Lotim dan Unram yang sudah berjalan baik dan diharapkan bisa ditingkatkan di masa mendatang. Tujuannya hadirnya para mahasiswa di desa-desa ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Pusat Layanan KKN LPPM Unram Islamul Hadi mewakili Rektor Unram menyampaikan, kegiatan KKN tersebut merupakan sinergi yang menggabungkan potensi sumber daya lokal, masyarakat, dan mahasiswa. Disebutnya kegiatan itu dilaksanakan dengan prinsip dan pendekatan respirokal.

Masyarakat tempat mahasiswa KKP diharap berpartisipasi secara aktif melakukan kegiatan di lingkungan sosial. Begitupun mahasiswa ikut aktif membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan-kegiatan di tengah masyarakat.

Kegiatan KKN di Lotim ini paling banyak menyentuh pada persoalan stunting, yakni dilaksanakan di 65 desa. Sisanya, kegiatan KKN dalam bentuk Program Desapreneur di 3 desa, rumah pangan lestari di tiga desa, desa tertinggal di 14 desa dan terakhir pariwisata dan lingkungan 10 desa. (rus)

Tiitle Ads