Soal PMI Meninggal Korban Kapal Tenggalam, Disnakertrans Loteng Tunggu Kejelasan dari BP2MI

0
Aparat kepolisian mendatangi keluarga PMI asal Loteng yang masih menunggu kepastian soal nasib PMI yang jadi korban kapal tenggelam di Batam.

Praya (Suara NTB) – Satu dari tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban kapal tenggelam di Batam, Kepulauan Riau yang sebelumnya sempat hilang pekan kemarin, dikabarkan sudah ditemukan meninggal dunia. PMI yang diduga bernama Lalu Ahmad Sapii, warga Desa Tumpak Kecamatan Pujut, Loteng tersebut ditemukan tim Coast Guard Singapore, Selasa, 21 Juni 2022. Namun kabar tersebut masih belum bisa dipastikan.

“Untuk itu kita masih menunggu kepastian informasi dari BP2MI. Apakah itu memang benar warga kita yang jadi korban kapal tenggelam atau tidak,” ungkap Kabid. Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Loteng, H.L. Syamsul Rijal, kepada Suara NTB, Kamis, 23 Juni 2022.

Jika memang yang diketemukan tersebut merupakan warga Loteng, pihaknya pasti akan dihubungi oleh pihak BP2MI, karena berkaitan dengan proses pemulangan jenazah. Tapi sampai saat ini pihaknya belum mendapat kepastian soal korban kapal tenggelam yang diduga merupakan warga Loteng tersebut.

“Jadi kita masih menunggu. Kalau memang  benar itu warga kita, pasti akan kita urus proses pemulangannya. Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta aparat setempat, maupun keluarga korban. Setelah kepastian soal identitas korban diperoleh.

Dihubungi terpisah, L. Masnah, orang tua L. Ahmad Safii, mengaku belum yakin bahwa PMI yang ditemukan meninggal dunia tersebut adalah anaknya. Pasalnya, sampai saat ini pihak keluarga belum melihat foto wajah dari PMI yang ditemukan meninggal dunia tersebut. Pihaknya hanya baru melihat tas dan kartu indentitas milik L. Ahmad Safii yang ditemukan di tengah laut dan tidak ditemukan bersamaan dengan tubuh korban yang meninggal dunia.

“Keluarga masih menaruh harapan kalau L. Ahmad Safii masih hidup. Karena korban yang ditemukan meninggal dunia belum kita lihat wajahnya. Jadi keluarga belum begitu yakin,” sebutnya.

Ditambah informasi dari keluarga dan kerabat yang ada di Batam, bahwa sampai sekarang ini belum ada korban kapal tenggelam yang meninggal dunia dan dibawa ke rumah sakit di Batam. Bahkan keluarga di Batam juga sama, masih meraba-raba. Mengingat, belum adanya kepastian informasi terkait penemuan mayat yang diduga PMI korban kapal tenggelam tersebut.

“Tapi bagaimana pun itu, keluarga sangat berharap segera ada kejelasan informasi terkait nasib anaknya. Dalam kondisi bagaimanapun, supaya keluarga bisa tenang dan mendapat kepastian. Kalaupun sudah meninggal dunia, kami pihak keluarga menerima dengan ikhlas. Apalagi kalau masih hidup, tentu pihak keluarga akan sangat bahagia,” terangnya. (kir)

Tiitle Ads