Minimalisir Pupuk Kimia, Murid SDN 12 Huu Buat Pupuk Cair

0
Dewan guru bersama siswa SDN 12 Huu saat mempraktikkan pembuatan pupuk cair beberapa waktu lalu.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – SDN 12 Huu membuat terobosan dengan memproduksi sendiri pupuk cair organik yang berfungsi untuk menggemburkan dan menyuburkan tanah. Pupuk cair buatan SDN 12 Huu murni memanfaatkan limbah seperti bonggol pisang, air cucian beras dan beberapa bahan lain.

“Kita buat pupuk cair ini bekerjasama dengan wali murid dan dewan guru, memanfaatkan limbah untuk dijadikan pupuk pengganti pupuk kimia seperti Urea,” kata kepala SDN 12 Huu, Muhammad Said, S.Pd kepada Suara NTB kemarin.

Proses pembuatan pupuk cair, lanjutnya tinggal penyempurnaan label dan pemasaran. Karena proses pembekalan pengetahuan dan uji coba, sudah dilakukan. Karena ini bagian dari hasil pendampingan PT Sumbawa Timur Mining (STM) bersama mitranya Kanaka Fundation. “Pupuk cair yang kami buat ini nantinya akan kita pamerkan pada pelaksanaan Edu Fair di SMPN 1 Huu pada 20 – 21 Juli. Kita juga akan pasarkan, hasilnya bisa digunakan untuk pengembangan sekolah,” katanya.

Tidak hanya pembuatan pupuk cair, SDN 12 Huu juga membuat berbagai produk dari bahan dasar limbah. Termasuk diantaranya pupuk kompos, eko enzim, pembuatan sabun dan lilin. Sasarannya agar lingkungan tetap terjaga dan hara tanah bisa distabilkan. Karena pupuk cair, selain menyuburkan juga untuk memperbaiki struktur tanah hingga kondisi lingkungan optimum untuk pertumbuhan tanaman, memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah sehigga siklu dan penyediaan hara menjadi lebih baik.

Muhammad Said juga mengungkapkan, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan diri untuk mengikuti lomba sekolah lingkungan atau sekolah adiwiyata pada Juli 2022 tingkat Kabupaten Dompu. Sekitar 25 sekolah yang akan mengikuti lomba ini dan di Huu hanya SDN 12 dan SMKN 1 Huu yang ikut serta. “Kita langsung diundang karena dinilai memiliki komitmen pada tercapainya sekolah Adiwiyata,” ungkap Said. (ula)

Tiitle Ads