Jembatan Kayu Cemara akan Diganti dengan Jembatan Gantung

0
Anggota DPR RI Fraksi PKS dapil NTB bersama fraksi PKS Lobar saat memastikan program penanganan jembatan Cemara.(Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Jembatan kayu di dusun Cemara, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar Lombok Barat (Lobar) akan segera dibangun tahun ini. Modelnya, jembatan kayu Cemara itu akan diganti seperti jembatan gantung. Penanganan jembatan itu atas pengawalan dari Fraksi PKS DPR RI dapil NTB dan PKS Lobar.

Upaya Fraksi PKS DPRD Lobar memperjuangkan aspirasi warga Cemara langsung kepada anggota DPR RI sejak tahun lalu itu pun berbuah manis. Bahkan demi memastikan jadinya dibangunnya jembatan itu, Wakil Ketua DPRD Lobar, Hj Nurul Adha langsung terbang ke DPR RI bertemu pada Rabu, 22 Juni 2022. Bertemu langsung dengan anggota DPR RI NTB Dapil I Johan Rosihan dan NTB Dapil II Suryadi Jaya Purnama (SJP).

“Jadi tadi penjelasannya pak SJP, Insya Allah dalam waktu dekat. Sedang proses tender. Setelah ada pemenang tender segera akan dibangun (Jembatan Gantung),” terang Wakil Ketua DPRD Lobar, Hj Nurul Adha yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu, 22 Juni 2022.

Ketua DPD PKS Lobar itupun mengaku sangat bahagia aspirasi warga Lobar untuk infrastruktur bisa terpenuhi. Masyarakat setempat bisa menikmatinya infrastruktur yang memadai. Sebab seperti yang diketahui sebelumnya anggota DPR RI sempat turun melihat langsung kondisi jembatan di Dusun Cemara itu tahun lalu.

Sempat mengambang dianggarkan atau tidak, namun ditahun ini sudah dipastikan akan dibangun.”Waktu kita kawal dengan SJP kemudianya prosedurnya harus ada proposal usulan dari Pemda, itu yang kita kawal dengan berkoordinasi dengan Bupati dan Sekda. Setelah dibuatkan proposal (Pemda) itu yang dibawa SJP ke kementerian PU,” paparnya.

Pihaknya berharap dengan pembangunan jembatan gantung itu akan memberikan dampak peningkatan ekonomi. Tidak saja sebagai penghubung dusun, namun juga jembatan itu akan memiliki nilai estetika wisata yang menawan. Sebab wanita yang akrab disapa Umi Nurul itu mengungkapkan jika pembangun jembatan itu tidak pada lokasi jembatan kayu yang sekarang. Namun berada di lokasi sebelah selatan. “Jadi bukan jembatan yang sekarang itu. Jembatan baru posisinya agak selatan. Jadi daya pikat untuk wisata sangat menarik,” pungkasnya. (her)

Tiitle Ads