Dinyatakan Hamil, JCH Asal Lotim Ditunda Keberangkatan

0
Proses pemeriksaan JCH oleh Tim Dokter KKP Embarkasi Lombok sebelum diberangkatkan menuju Arab Saudi. Dari pemeriksaan tim dokter, Rabu (22/6/2022) ada 2 JCH yang tertunda keberangkatannya. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) –Jemaah Calon Haji (KCH) asal Kabupaten Lombok Timur (Lotim) atas nama H (38) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 ditunda pemberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB Dr. H. M. Zaidi Abdad, M.Ag., menjelaskan, penundaan pemberangkatan ini setelah dinyatakan hamil oleh Tim Dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Embarkasi Lombok setelah dilakukan pemeriksaan Tahap ke 3.

Selain H, JCH yang tertunda keberangkatannya adalah AM (65) asal Kabupaten Dompu. AM dinyatakan tidak layak terbang / ditunda selama beberapa hari dari jadwal semestinya, sampai dengan pemberangkatan berikutnya. ‘’Jika sampai dengan pemberangkatan terakhir yakni, pemberangkatan Kloter 6, pada tanggal 27 Juni 2022 kondisi kesehatan jemaah bersangkutan belum laik terbang, maka pemberangkatannya ditunda sampai tahun berikutnya,’’ ujarnya, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya, H dinyatakan hamil setelah diperiksa Tim Dokter KKP Embarkasi Lombok. Bahkan dalam pemeriksaan lanjutan di RSUP NTB, usia kandungan jemaah haji tersebut sekitar 6-7 minggu. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI, Nomor 15 Tahun 2016 tentang Isthitaah Kesehatan bahwa, keberangkatan jemaah haji tersebut diputuskan ditunda keberangkatan hajinya untuk tahun 1443 H / 2022 Masehi.

Dengan demikian, tambahnya, untuk pemberangkatan Kloter 3 pada tanggal 23 Juni 2022 ada dua jemaah yang pemberangkatannya ditunda. Satu jemaah ditunda karena hamil sampai pemberangkatan tahun berikutnya, satunya lagi ditunda sampai dengan kondisi kesehatan yang bersangkutan laik terbang untuk ikut kloter berikutnya. Berdasarkan kuota pemberangkatan haji 1443 H, NTB memberangkatkan sebanyak 6 kloter, yang dimulai sejak tanggal 20 Juni sampai dengan 27 Juni 2022 untuk kelompok terbang terakhir yaitu, Kloter 6. (ham)