Dua Begal Dibekuk Polisi

0
Begal yang diamankan Polres Lotim. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Dua orang terduga begal dibekuk aparat kepolisian resort Lombok Timur (Lotim). Masing-masing berinisial Z (28) dan MY (17) tahun. Kedua pelaku ini ditangkap  dan diamankan oleh Tim Puma Satreskrim Polres Lombok Timur beserta barang bukti. Karena sempat kabur dan melawan petugas, Z alias Aen ini terpaksa dihadiahi timah panas.

Dalam keterangan resminya kepada media, Senin, 20 Juni 2022, Wakapolres Lotim, Kompol Zaky Maghfur didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, Iptu Muhammad Fajri mengatakan kedua orang pelaku ditangkap di Dcusun Repok Teliah , Desa  Kertasari , Kecamatan  Labuhan Haji.

Kedua pelaku diduga melakukan aksi begal pada Jumat tanggal 17 Juni 2022 sekitar pukul 20.30 Wita. Korban saat itu bersama dengan seorang teman perempuannya datang ke Pantai Suryawangi untuk duduk-duduk di berugak yang tersedia di pinggir pantai. Setelah 15 menit berlalu setelah korban duduk, datanglah seorang  laki – laki yang tidak dikenal meminta kantong plastik. Akan tetapi dijawab tidak ada oleh korban.

Pelaku pergi lalu kembali lagi ke tempat korban langsung menodongkan parang ke arah dada korban. Korban sempat melawan dengan menarik parang tersebut sehingga menyebabkan tangan korban mengalami luka robek. Teman perempuan korban berteriak meminta tolong. Pelaku pada saat itu berhasil mengambil barang berharga milik teman korban berupa 1 (Satu) Buah Handphone Merk VIVO Y15 (1901) dengan IMEI 860991047933157 warna ungu dengan nomor HP 087812184617. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp2 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Labuhan Haji

Aksi pelaku ini sudah lama dicium petugas karena disinyalir kerap melakukan aksi yang sama di wilayah Pantai Labuhan Haji. Dalam menjalankan aksinya dua pelaku yang sudah ditetapkan polisi menjadi tersangka menyasar pasangan muda mudi ataupun warga yang sedang menikmati suasana pinggir pantai Labuhan Haji. Pelaku beraksi saat situasi sepi para pelaku mendekati pasangan muda mudi atau warga dengan maksud meminta barang yang tidak ada kemudian melancarkan aksinya dengan melakukan ancaman menggunakan senjata tajam yang telah di siapkan sebelumnya untuk meminta barang berharga milik warga.

Tersangka tidak segan – segan melukai para korbannya jika melakukan perlawanan. Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat dan tidak butuh waktu lama langsung berhasil mengamankan tersangka. Tersangka dan berang bukti kini sudah berada di Mapolres Lotim guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang turun diamankan adalah, Unit HP merek Vivo Y15 milik korban, uang tunai Rp  600 ribu yang diduga hasil penjualan HP, sebuah parang yang digunakan pelaku beraksi, satu buah senter milik pelaku, satu set pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya dan satu unit sepeda motor merek Honda Beat yang digunakan pelaku mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kedua tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tetang Pencurian dengan Kekerasan. Ancama hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun. Kemudian dihukum pencurian yang didahului , disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang  dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu atau dalam hal tertangkap tangan untuk memungkinkan melarikan diri ssendiri atau peserta lainnya atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri.

Terakhir, Wakapolres mengimbau warga tetap waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan di sekitar. Jika terjadi tindak pidana, dipersilakan menyampaikan laporannya kepada aparat kepolisian terdekat. (rus)

Tiitle Ads