”Side Event’’ MXGP, LTM 2022 Kembali Digelar

0
Ketua DPD ASPPI NTB Badrun (dua dari kiri) memberikan keterangan terkait pelaksanaan LTM 8 tanggal 21 hingga 23 Juni mendatang di Golden Palace Hotel Lombok, Kamis (16/6). (Suara NTB/ham)

Mataram (Suara NTB) –Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB kembali menggelar Lombok Travel Mart (LTM) yang ke 8 tahun 2022. Event ini kembali digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia, termasuk NTB.

Ketua DPD ASPPI NTB Badrun, menjelaskan, LTM 8 yang akan digelar 21-23 Juni 2022 mendatang menghadirkan konsep wisata berkelanjutan (sustain) dan tidak terbatas (infinite). ‘’Lombok Travel Mart 8 Kali ini merupakan Side Event MXGP yang digelar di Sumbawa pada tanggal 24-26 Juni 2022,’’ terangnya saat memberikan keterangan di Golden Palace Hotel Lombok, Kamis (16/6).

Dijelaskannya, konsep Infinite Mandalika kali ini akan mempromosikan potensi alam, budaya, atraksi sosial, hingga kearifan lokal desa wisata yang akan menjadi pilar pariwisata berkelanjutan. Event ini, tambahnya, dikemas dalam tiga hari kegiatan. Dalam hal ini, peserta akan diajak inspeksi langsung ke dalam area Sirkuit Mandalika dan menikmati keindahan alam di Lombok Tengah.

Selain itu, tambahnya, para peserta juga diajak mengunjungi desa wisata yang ada di Lombok Tengah, yakni Desa Bilebante dan Desa Kebon Ayu di Kabupaten Lombok Barat, Desa Kebon Ayu Kecamatan Gerung. Desa-desa wisata ini, memiliki segudang potensi alam dan budaya serta menjadi salah satu produk wisata berkelanjutan serta destinasi potensial dan heritage di Kota Mataram yang merupakan hasil binaan dan pendampingan ASPPI dalam program pendampingan sumber daya manusia desa wisata program Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif (Kemenparekraf) yang dilaksanakan ASPPI beberapa waktu lalu.

Sementara Ketua Panitia LTM 8 Muhammad Isnaini menambahkan, ada beberapa poin serta manfaat yang didapatkan oleh peserta yang mengikuti kegiatan ini. Pertama, silaturahmi antara pelaku wisata, karena hampir tiga tahun melewati masa pandemi Covid-19 dan kegiatan pariwisata sangat dibatasi.
‘’Dengan berangsur membaiknya keadaan, kondisi pariwisata mulai pulih dan event ini bisa menjadi ajang silaturahmi bersama teman serta rekan sejawat,’’ terangnya.

Selain itu, tambahnya, bisa membangun Jaringan. Dengan event ini tentunya kita bisa memperluas relasi, sebab bisnis travel sangat berkaitan erat dengan jaringan (networking). ‘’Up date objek wisata, perkembangan pariwisata Lombok beberapa tahun belakangan ini mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Tidak hanya ikon Sirkuit Mandalika, namun banyak sekali objek wisata baru yang menarik beragam kalangan,’’ tambahnya.

Dalam kegiatan ini LTM juga mengundang 150 buyer domestik dan internasional. Selain itu, event tersebut juga dihadiri oleh 50 seller terbaik dari NTB. Untuk itu pihaknya menargetkan LTM 8 memiliki perkiraan transaksi sebesar Rp40 miliar sampai Rp50 miliar dan dapat kembali menjadi semangat untuk bangkitnya pariwisata NTB.

Pada bagian lain, pihaknya juga mengajak buyer atau seller yang ikut serta pada kegiatan ini ikut menonton MXGP di Samota Kabupaten Sumbawa,tanggal 24 hingga 26 Juni 2022. Dari paket yang dijual pada peserta ini, ASPPI pihaknya menerapkan paket 1 day trip ke Sumbawa. Nantinya, tamu yang akan menonton MXGP berangkat dari penginapan di Pulau Lombok kemudian ke Sumbawa dan langsung balik ke Pulau Lombok. (ham)

Tiitle Ads