Seorang Perempuan Ketahuan Simpan Jenazah Bayinya di Kos

0
Tim identifikasi Polres Bima Kota melakukan olah TKP, di kos yang menjadi lokasi peyimpanan jasad bayi, Rabu, 15 Juni 2022.(Suara NTB/Ist)

Kota Bima (Suara NTB) –Seorang perempuan di Bima inisial MW (27 tahun) ketahuan warga menyimpan jasad bayi di kamar kos-kosannya di Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima, pada Rabu, 15 Juni 2022.

Jasad bayi berumur satu hari, yang diduga hasil hubungan gelap dengan pacarnya tersebut, dibungkus plastik berwarna merah. Sedianya jasad itu hendak dikuburkan, namun keburu diketahui warga.

Kasi Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin mengatakan ibu dari jasab bayi inisial Mw, warga Kecamatan Wawo Kabupaten Bima telah diamankan di Polres Bima Kota dan sudah dimintai keterangan lebih lanjut. “Yang bersangkutan (MW.red) juga sudah mengakui,” katanya.

Berdasarkan keterangan MW, lanjut Jufrin, kejadian itu bermula pada, Selasa, 14 Juni 2022 sekira pukul 22.00 wita. MW merasakan sakit perut, hingga menelpon pacarnya inisial SH. Beberapa menit kemudian, SH tiba di kosan MW. “Setelah itu MW, juga menelepon temannya inisial AM untuk meminta bantuan karena merasa sudah ingin melahirkan,” katanya.

Setelah itu, MW bersama dengan pacarnya menuju ke kediaman AM di Kelurahan Rite, sekitar pukul 23.00 wita. Beberapa jam kemudian atau tepatnya Rabu dinihari sekira pukul 02.00 wita, MW melahirkan yang dibantu pacarnya SH. “Bayi yang dilahirkan MW dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Mengetahui sudah meninggal dunia, MW dan SH ingin menguburkan jasad bayi itu di tempat AM, hanya saja, MW merasa ketakutan. Setelah itu, MW bersama SH dan AM menuju kos-kosannya yang berada di Kelurahan Mande. “Mereka berniat menguburkan jasad bayi ini di TPU Mande yang tidak jauh dari kosan-kosan MW,” ujar Jufrin.

Akan tetapi, niat ketiganya keburu diketahui oleh warga dengan mendatangi kos-kosan MW. Sejumlah warga memeriksa kamar kosan dan ditemukan kantong plastik berwarna merah yang berisi jasad bayi. “Adanya jasad bayi ini, warga kemudian melapor Bhabinkamtibmas dan diteruskan ke Polres Bima Kota,” katanya.
Beberapa jam setelah itu lanjut Jufrin, Tim identivikasi Polres Bima Kota langsung menuju TKP dan kemudian menbawanya ke RSUD Bima untuk diakukan visum. (uki)