Lobar Tagih Janji Pemprov Hibahkan Pasar Seni Senggigi

Giri Menang (Suara NTB) -Pemkab Lombok Barat (Lobar) menagih janji Pemprov NTB untuk menghibahkan aset pasar seni yang ada di wilayah Senggigi, Kecamatan Batulayar. Pemkab berharap agar Pemprov menyerahkan pengelolaan tidak saja aset pasar seni itu, akan tetapi juga sejumlah aset di wilayah setempat dan yang ada di daerah Lobar.

Hibah aset-aset itu agar pengelolaan dan pemanfaatan aset lebih maksimal. Lebih-lebih soal aset Pemprov yang masih tercecer di Daerah Lobar ini menjadi atensi KPK.

“Harapan kami, terutama sejumlah aset provinsi yang ada di wilayah Senggigi Batulayar, bisa dimanfaatkan dan dikelola oleh Pemkab Lobar,” harap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Barat, H. Fauzan Husniadi, Kamis (16/6). Fauzan menjelaskan, untuk aset pasar seni itu sudah ada komitmen bahkan janji dari dari pihak Pemprov untuk menyerahkan ke Pemkab Lobar. Sehingga menurut dia, seharusnya aset itu harus sudah diserahkan ke pemkab untuk rencana perluasan Polsek Batulayar.

Selain aset itu, ada juga beberapa aset yang menjadi kewenangan kabupaten namun belum diserahkan oleh Pemprov. Seperti di Balai Benih Ikan (BBI) Lingsar. “Itu kan belum (diserahkan) sampai hari ini, dan itu menjadi atensi KPK, mana-mana aset yang belum tuntas. Yang beririsan dengan kabupaten dan provinsi itu minta diserahkan ke kabupaten,” ujarnya.

Selain aset di pasar seni, ada juga aset Pemprov yang berlokasi Rusunawa dan di dekat kantor desa Batulayar. “Itu juga kami harapkan diserahkan ke Lobar,” ujarnya. Selain menyerahkan pengelolaan dengan mekanisme hibah, pihak Pemprov dan Pemkab juga sudah ada pembahasan tukar menukar lahan di BTP pertanian milik aset Lobar.

Ia berharap agar Pemprov terbuka terhadap hal-hal semacam ini. Karena itu untuk kepentingan masyarakat dan institusi. Di samping azas manfaatnya jauh lebih penting. Pertimbangan lain kenapa aset Provinsi perlu diserahkan ke Lobar, karena memang Pemkab di daerah Senggigi khususnya sangat butuh untuk penunjang pariwisata di daerah itu. Sebab sampai hari ini belum ada areal publik di daerah wisata itu. Sehingga kedepan, kalau aset pasar seni itu diserahkan bisa ditata menjadi areal publik, pusat ekonomi dan kawasan terbuka hijau. Sehingga kawasan itu tambah ramai.

Sementara itu Camat Batulayar, Afgan Kusuma Negara, juga sangat berharap aset-aset Pemprov yang ada di wilayah Batulayar sebaiknya diserahkan ke Pemkab Lobar. Di antaranya pasar seni, lahan di rusunawa dekat kantor desa Batulayar. “Itu (aset di dekat kantor desa Batulayar) nanti bisa untuk Polsek, itu harapan kami,” ujarnya. Ia menambahkan, aset-aset Pemprov ini tak tercatat di kabupaten. Sebab yang tercatat di kecamatan adalah aset-aset milik Pemkab Lobar yang ada di wajah itu. (her)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...