Event WSBK, MGPA Target 100 Ribu Penonton

0
Pengerjaan jalur dua didepan sirkuit internasional Mandalika terus dilakukan, untuk menyambut sejumlah event balap di sirkuit internasional Mandalika tahun ini. Mulai dari GT World Challenge Asia serta WSBK, November mendatang. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Ajang World Superbike (WSBK) dipastikan bakal kembali digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, pada 11-13 November mendatang. Meski pamornya masih kalah dari event MotoGP, namun balap WSBK mendatang tetap diharapkan bisa mendatangkan penonton dalam jumlah besar. Terlebih, dengan semakin mudahnya syarat perjalanan pasca pandemi Covid-19 akan semakin memudahkan orang untuk dan menonton langsung ajang balap sepeda motor tersebut.

Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) selaku operator sirkuit internasional Mandalika sendiri menargetkan ajang WSBK mendatang bisa mendatangkan sekitar 100 ribu penonton. “Penggemar WSBK memang masih kalah dari MotoGP. Jadi penonton WSBK tidak akan lebih banyak dari MotoGP kemarin. . Kalau kemarin MotoGP kemarin mendatangkan hingga 160 ribu penonton. WSBK kita targetkan sekitar 100 ribu penonton,” ujar Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, kepada Suara NTB, Minggu, 29 Mei 2022.

Guna menyambut ajang balapa WSBK tersebut, tentu persiapan tetap dilakukan. Beberapa persoalan yang menjadi catatan pada ajang MotoGP kemarin, saat ini tengah ditangani. Baik itu dari sisi sirkuitnya maupun fasilitas penunjang diluar sirkuit.

Jalan jalur dua di depan sirkuit internasional Mandalika saat ini juga tengah dikebut pengerjaanya. Beberapa titik yang menjadi pemicu kemacetan saat ajang MotoGP lalu, juga terus dibenahi. Harapanya, tentu gelaran WSBK yang akan datang bisa berjalan jauh lebih baik lagi dari ajang WSBK tahun 2021 lalu ataupun ajang MotoGP bulan Maret kemarin.

“Walaupun dari sisi penonton diprediksikan tidak sebanyak event MotoGP, tapi pembenahan tetap dilakukan. Tidak hanya dari aspek sirkuit saja. Tetapi juga fasilitas penunjang di luar sirkuit,” tegasnya.

Dari gelaran WSBK dan MotoGP kemarin, pihaknya sudah banyak mendapat pengalaman. Apa yang menjadi kebutuhan pendukung event sedikit tidak sudah dipahami. Misalnya, soal parkir secara umum sudah memadai. Namun masih perlu ada pembenahan. Untuk mencegah terjadi kemacetan. Sehingga pelayanan kepada penonton bisa lebih baik lagi.

Berbeda dengan pada gelaran tahun 2021, ajang WSBK di sirkuit intersional Mandalika tahun ini bukan lagi sebagai seri penutup. Pun demikian, balapan WSBK dipastikan tetap akan menawarkan keseruan yang sayang untuk dilewatkan. Sebelumnya ajang WSBK, sirkuit internasional Mandalika bakal menggelar balap mobil GT World Challenge Asia pada bulan Oktober. (kir)

Tiitle Ads