27 Orang dari NTB Lolos Bekerja ke Korea Selatan

0

Mataram (Suara NTB)-Minat masyarakat mengikuti program Government to Government (G to G) khususnya ke korea selatan sangatlah tinggi,persyaratan yang dibutuhkan untuk bekerja ke korea selatan tergolong mudah dengan lulusan SMK/SMA usia minimal 18 dan maksimal 39 tahun sudah bisa mendaftar.

Sementara untuk sektor pekerjaannya pabrik dan perikanan dengan tawaran gaji yang cukup menggiurkan, yaitu berkisar 1.882.480 won atau setara dengan 22 juta rupiah.

Dua tahun terakhir, sejak pandemi Covid-19 banyak yang telah mendaftar dan dinyatakan lulus ujian EPS-TOPIK harus ditunda keberangkatannya.
Berdasarkan keputusan Dirjen Binapenta dan PKK nomor 3/111/PK.02.01/IV/2022 terdapat 65 Negara yang telah dibuka pada adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid-19 dan menindaklanjuti arahan Kepala BP2MI.

Bahwa tahun 2022 adalah tahun penempatan, sehingga BP2MI terus bergerak untuk melakukan pendataan khususnya terhadap CPMI korea yang tertunda keberangkatannya.
Preliminary adalah salah satu tahapan yang harus dilalui oleh CPMI korea yang sempat tertuda karena pandemi Covid-19, sampai dengan tanggal 24 Mei 2022 BP2MI telah memberangkatkan sebanyak 2.247 PMI yang berasal dari berbagai daerah, salah satu nya dari provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dari data tersebut, PMI yang berasal dari provinsi NTB sebanyak 10 orang dari 27 orang yang telah mengikuti preliminary.
14 orang berasal dari Bima, dan 13 orang berasal dari Pulau Lombok. Pemberangkatannya akan dilakukan secara bertahap.
Pada kesempatan ini kepala UPT BP2MI Prov NTB Abri danar menyampaikan, bahwa peluang kerja ke Korea Selatan sangat banyak dan terbuka untuk lulusan SMA/SMK untuk sektor pabrik dan perikanan.

Abri juga menyampaikan beberapa keuantungan bekerja di Korea Selatan antara lain, gaji yang diterima sama antara pekerja asli Korea Selatan.
Pekerja asal Indonesia disuakai di Korea Selatan. Dan Korea Selatan diprediksi akan menjadi pusat perekonomian terkuat di Asia.

“ Kerja keluar Negeri itu jangan nanggung jangan hanya Malaysia, Korea Selatan bisa jadi tujuan utama persyaratannya mudah gaji yang diterimapun sangat menggiurkan, persiapkan diri anda, untuk mendaftar pada gelombang berikutnya,ingat jangan tergoda bujuk rayu calo/mafia, hubungi kami jika membutuhkan informasi,” ujar Abri.

Program penempatan melalui skema Government  to Government (G to G) saat ini untuk tiga negara, yaitu Jepang dan Jerman untuk sektor kesehatan. Dan Korea selatan untuk sektor manufaktur.(bul)

Tiitle Ads