LTMPT Sebut Tak Ada Kecurangan UTBK-SBMPTN Unram

0
Tim Monitoring dan Evaluasi dari Panitia LTMPT Pusat, Prof. Arif Djunaidy (kanan) didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, sekaligus Ketua Pelaksana UTBK-SBMPTN Unram, Agusdin.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) –  Tim Monitoring dan Evaluasi dari panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pusat, Prof. Dr. Ir. Arif Djunaidy, M.Sc., turun langsung melihat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Mataram (Unram). Dalam kunjungannya itu, ia menyampaikan ada ditemukan sejumlah kecurangan saat UTBK di daerah lain, tetapi di Unram tidak ditemukan adanya kecurangan.

Dalam kunjungannya tersebut Prof. Arif didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, sekaligus Ketua Pelaksana UTBK-SBMPTN Unram, Agusdin SE., MA., DBA, dan Kepala Biro Akademik, Kerjasama dan Perencanaan Ispan Siswadi., S.Sos., M.Si., melakukan pemantauan ke beberapa lokasi di Unram, seperti di Laboratorium Komputer Gedung Pusat Teknologi dan Informasi (Pustik) Unram, dan Laboratorium Komputer Fakultas Kedokteran, Sabtu, 21 Mei 2022.

Menurut Prof. Arif, pelaksanaan UTBK tahun ini berjalan lebih baik, karena kasus pandemi Covid-19 sudah mulai menurun dan protokol kesehatan tidak seketat tahun lalu. Sedangkan untuk persiapan soal relatif masih sama dengan tahun yang lalu.

“Terkait dengan kendala yang terjadi pada UTBK tahun ini masih ada yang lolos membawa alat untuk melakukan kecurangan karena di beberapa daerah tidak semua pusat UTBK menggunakan metal detector, tapi sebagian besar sudah menggunakan metal detector,” katanya.

Ia menjelaskan masih ditemukan beberapa peserta membawa alat scanning (pemindai) yang bentuknya kecil dan diletakkan di kancing baju. “Tapi karena ada gelagat yang mencurigakan akhirnya ketahuan,” ungkapnya.

“Sepintas saya melihat di Universitas Mataram tidak ada indikasi yang seperti itu (tidak ada kecurangan-red),” tutur Prof. Arif.

Prof. Arif berpesan kepada panitia lokal agar lebih siap dan waspada, dan mengingatkan pengawas untuk tidak berbicara di dalam ruang ujian agar tidak menganggu peserta ujian.

Di sela-sela kunjungannya ke Laboratorium Pustik, Wakil Rektor Bidang Akademik, Agusdin mengatakan jika sampai dengan hari ke lima pelaksanaan UTBK terpantau lancar dan tidak ada kendala. “Hanya saja Jumat, 20 Mei 2022, sempat mati lampu selama lima menit di Lab. FKIP tapi bisa langsung diatasi,” terangnya.

Di Unram sendiri tercatat 12.845 orang terdaftar sebagai peserta UTBK di Unram. Sebagai salah satu Pusat UTBK PTN, Unram telah mempersiapkan lokasi tes UTBK-SBMPTN 2022 di Kampus Utama Unram. Selain itu, untuk memudahkan akses calon mahasiswa Unram juga telah mempersiapkan lokasi tes di Pulau Sumbawa, yaitu di SMKN 1 Sumbawa Besar, SMKN 2 Sumbawa Besar, dan SMKN 3 Sumbawa Besar. Berdasarkan data jumlah pendaftar tersebut, tercatat 12.008 calon mahasiswa akan melaksanakan ujian di Kampus Utama Unram dan 837 calon mahasiswa lainnya memilih lokasi ujian di Sumbawa.

Agusdin mengatakan terdapat kenaikan angka pendaftar calon mahasiswa Unram di jalur SBMPTN pada tahun 2022 dibanding tahun 2021. “Di tahun 2021 terdapat 12.114 orang pendaftar, sementara di tahun 2022 naik menjadi 12.845 orang, jadi ada kenaikan 731 orang atau 6,03%,” tuturnya. (ron)

Tiitle Ads