Dimatangkan, Rencana Rute Laut Bali ke Senggigi dan Bali-Gili Gede

0
Suasana kawasan Senggigi yang merupakan salah satu andalan objek wisata di Lobar. Pemkab Lobar berencana membuka rute menuju Bali dari Senggigi untuk mendukung aksesibilitas pariwisata Lobar. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) bersama para pelaku pariwisata yang ada di Lobar berkumpul untuk berdiskusi dalam acara Tourism Business Forum yang diadakan di Pusat Oleh-oleh Lombok Exotic Batulayar, Rabu, 25 Mei 2022.

Selain sebagai ajang silaturrahmi rutin antara pelaku industri wisata dengan pemerintah daerah yang langsung dipimpin Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dan sejumlah pihak yang terkait dengan kepariwisataan, gathering malam tadi juga digunakan untuk ekspose rencana pembukaan rute laut dari Bali menuju Senggigi.

“Kita semua rencananya akan membuka rute laut dari Nusa Dua (Bali) – Gili Gede – Lembar – Senggigi atau Nusa Penida – Gili Gede – Senggigi,” ungkap Bupati Fauzan Khalid pada kesempatan itu.

Bupati menjelaskan, rencana pembukaan rute laut baru untuk wisatawan ini bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Lobar. “Mudah-mudahan usaha-usaha semacam ini lancar dan kami sendiri di Lombok Barat terus berkreasi, berinovasi supaya Senggigi ini lebih tertata lagi,” sambungnya.

Sementara CEO J-Trip Putu Suciawan, yang merupakan partner dalam pembukaan rute baru ini menjelaskan jika adanya rute baru ini bisa mempermudah akses, hingga menghemat waktu dan biaya perjalanan wisata.

Rute dari Sanur (Bali) – Nusa Penida – Gili Gede – Senggigi ini kita buka untuk menunjang pariwisata Senggigi, bisa jadi juga nanti ke Gili Trawangan, karena kalau melihat kebutuhan, kebutuhan itu banyak sekali. “Untuk datang ke Lombok ini pintunya lewat mana, kalau melalui Lembar kan lebih untuk transportasi umum, jadi kita khususkan rute Senggigi ini untuk menjadi pintu pariwisata yang masuk ke Lombok selain Sekotong,” jelasnya.

Rencana pembukaan rute ini disampaikan Putu sudah sampai pada tahap realisasi dan tinggal menunggu aturan dari Dinas Perhubungan di daerah, dokumen-dokumen pendukung dan izin trayek.

Di tempat yang sama, anggota Komisi II DPRD Lobar Abdul Majid mengatakan pembukaan rute baru ini adalah sebuah terobosan baru yang menguntungkan bagi destinasi wisata satu dengan yang lainnya. “Ini adalah terobosan yang harus kita dukung bersama demi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah kita dan menghidupkan kembali pariwisata kita pasca pandemi,” ujar Abdul Majid.

Ia berharap dengan dibukanya rute ini memberikan mimpi dan harapan-harapan yang baik untuk membangkitkan kepariwisataan di Lobar pasca-pandemi. “Tentu dengan rencana ini, pariwisata kita akan terbantukan, ketika tamu bisa directly bisa dari Nusa Penida ke Gili Gede Sekotong, nanti di sana bisa menjual paket wisata lain, lalu menuju Senggigi, ini bisa menjadi semacam simbiosis mutualisme bagi destinasi wisata satu dengan yang lain,” pungkasnya. (her)