Organda : Bus Lokal Sangat Memadai untuk Kebutuhan MXGP

0
Junaidi Kasum. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB memastikan kesiapannya mendukung suksesi gelaran balap motor cross internasional di Samota Sumbawa, Juni 2022 ini. Ketua Organda Provinsi NTB, Junaidi Kasum memastikan aramada pengangkut penonton sudah dipersiapkan. “Kami sudah siapkan armadanya. Kalau dibutuhkan, tinggal dipanggil,” katanya di Mataram, Selasa, 24 Mei 2022.

JK, panggilan akrabnya, mengatakan, MXGP Samota diketahuinya terselenggara atas kerjasama business to business (b to b), atau antar pengusaha dengan pengusaha. Tidak pengusaha dengan pemerintah. Sehingga pengelolaannya, sesuai kebutuhan panitia penyelenggaranya. “Tentu mana mitra kerjanya (panitianya), kalau dibutuhkan, itu yang yang ditunjuk,” katanya.

Artinya, Organda sangat memahami hal tersebut. Lain halnya, jika penyelenggaraan MXGP Samota ini antara swasta dengan pemerintah, seperti halnya MotoGP. Jumlah penonton MXGP Samota diperkirakan 60.000, bahkan 100.000 penonton. Dari jumlah ini, komposisinya 80 persen penonton lokal (Pulau Sumbawa, termasuk Lombok), 20 persen luar NTB, termasuk luar negeri.

Jika dihitung komposisi penonton yang sebagian besar adalah penonton lokal ini, diperkirakan kebutuhan kendaraan angkutnya (bus) tidaklah banyak. Penonton nantinya membawa kendaraan sendiri ke lokasi. “Kalau di MotoGP ada keterlibatan bantuan langsung pemerintah pusat. Kalau di MXGP, tergantung kebutuhan penyelenggaranya. Sehingga kami masih menunggu koordinasi penyelenggara,” imbuhnya.

Jika Organda diminta menyiapkan kendaraan, baik bus Shuttle, atau Hiace yang hitungan penumpangnya maksimal 11-12 orang. Maka Organda menegaskan kesiapannya memenuhi permintaan kebutuhan armada. “Karena kalau melihat lokasi sirkuitnya, tidak mungkin menggunakan bus besar,” jelas JK. Menurut perkiraan, sekitar 50 unit bus yang dibutuhkan untuk mengakut penonton ke sirkuitnya. Cukup tersedia jumlah tersebut di tingkat lokal. Dan sangat memadai. Sehingga kesiapan angkutan untuk event internasional ini tak dikhawatirkannya.

“Kita tinggal tunggu koordinasinya, kalau memang dibutuhkan, kita siapkan,” demikian JK. (bul)

Tiitle Ads