‘’MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022’’, 500 Pembalap dan Kru Tiba di Sumbawa 21 Juni

0
H. Yusron Hadi (Suara NTB/ham)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 500 pembalap dan kru MXGP dan MX2 dijadwalkan tiba di Kabupaten Sumbawa tanggal 21 Juni 2022 mendatang. Mereka berasal dari 19 negara dan siap untuk menjajal sirkuit MXGP di Samota.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H. Yusron Hadi mengatakan, sebelum kru dan pembalap bertolak menuju Sumbawa, mereka akan menginap di Lombok terlebih dahulu setelah turun di bandara. Lokasi mereka menginap besar kemungkinan di kawasan Mandalika, Lombok Tengah agar tidak terlalu jauh dari bandara.

‘’Sekali lagi sebagaimana hasil pertemuan kita, para kru dan pembalap akan tiba di Lombok dan akan menginap semalam sebelum besoknya terbang ke Sumbawa. Tempat menginap tentu yang mudah pergerakan ke Sumbawa seperti kawasan Mandalika,’’ terang Yusron Hadi kepada Suara NTB, Kamis, 26 Mei 2022.

Ia mengatakan, nama resmi avent ini adalah ‘’MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022’’. Sementara nama sirkuit yang sedang dibangun itu adalah Rocket Motor Circuit. Saat ini progress pembangunan sirkuit MXGP baru mencapai 40 persen dan ditargetkan akan selesai terbangun paling lambat 15 Juni mendatang.

‘’Progressnya sekarang baru 40 persen, namun paling lambat 15 Juni sirkuit direncanakan selesai. Sirkuit itu dibangun di lahan 15 hektare di kawasan dengan pemandangan yang memesona,’’ katanya.

Hadirnya gelaran MXGP di Samota dan beberapa event balap internasional lainnya di NTB akan membuat daerah ini maju dengan konsep sport tourism. Itulah nantinya yang akan menggerakkan semua sektor pembangunan di daerah ini, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Terkait dengan penonton MXGP, penyelenggara membagi kelas penonton menjadi tiga yaitu kelas festival, VIP dan VVIP. Harga tiket menonton balap di kelas festival yaitu Rp 100 ribu, sementara harga tiket kelas VIP dan VVIP dipastikan segera akan dirilis oleh penyelenggara.

‘’Yang pasti jumlah tiket VIP dan VVIP jumlahnya 2.500. Semua tiket nonton MXGP akan dirilis awal bulan Juni dan dijual secara online bekerja sama dengan tiket.com maupun offline di beberapa tempat,’’ kata Yusron.

Terkait dengan akomodasi penonton, seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa selain menyiapkan hotel berbintang, penyelenggara MXGP dan pemerintah juga berupaya mendatangkan KRI Makassar sebagai tempat akomodasi bagi kru dan pembalap.

Hotel berbintang di Sumbawa yang sudah dipesan oleh kru dan pembalap MXGP sebanyak tujuh hotel dengan jumlah kamar sebanyak 205 kamar. Untuk menutupi kekurangan kamar, KRI Makassar akan berlabuh di Pelabuhan Badas sebelum event MXGP berlangsung.

Ia berharap setidaknya ada 500 kamar di KRI Makassar yang nantinya bisa menampung kru MXGP. Jika hotel berbintang di Sumbawa sebanyak 205 ditambah dengan kamar di KRI sebanyak 500 unit, maka akan tersedia setidaknya sebanyak 700 kamar untuk menampung para kru dan pembalap MXGP. Jumlah tersebut lebih dari cukup, sehingga para penonton juga bisa memanfaatkan KRI sebagai akomodasi saat event berlangsung.

‘’Masyarakat juga bisa menggunakan kapal itu karena tidak semua kru pembalap menggunakannya. Hotel-hotel yang lain juga banyak yang tersedia, termasuk potensi camping ground yang ada di sana,” ujarnya.(ris)