Lebih Murah, Sewa Tenda bagi UKM saat MXGP

0
Ahmad Masyhuri (Suara NTB/ris)

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan Motocross Grand Prix (MXGP) tinggal 27 hari lagi. Persiapan demi persiapan dilakukan pemerintah daerah dan pihak ketiga yang ditunjuk melaksanakan pembangunan sirkuit hingga kesiapan tenda bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Bahkan, tenda yang dibangun bagi pelaku UKM ini sewanya jauh lebih murah dibandingkan saat MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Jika di dalam Sirkuit MXGP, pemerintah daerah dan panitia pelaksana sudah menetapkan 200 tenda bagi UKM, maka penempatan tenda di luar sirkuit sesuai titik-titik yang sudah ditetapkan juga siap dilakukan. ‘’Misalnya di dalam sirkuit itu ada 200 tenda. Sekitar 400 UKM akan mengisi tenda-tenda ini. Karena 1 tenda diisi oleh 2 pelaku UKM,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H. Ahmad Masyhuri, S.H., pada Suara NTB, Kamis, 26 Mei 2022.

Meski demikian, tambahnya, penempatan 200 tenda dalam sirkuit ini masih dinamis. Artinya, kemungkinan ada perubahan, yakni bisa berkurang atau bertambah. Sementara di luar sirkuit juga akan dibangun tenda bagi pelaku UKM, seperti di  Pantai Ai Lema, Taman Mangga dan beberapa lokasi lain yang masih dalam proses untuk pembuatan tenda.

Mengenai nilai sewa per tenda bagi pelaku UKM, mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB ini, hanya Rp1.700.000 selama tiga hari. Nantinya, para pelaku UKM akan mendapatkan fasilitas seperti halnya saat pelaksanaan event MotoGP di Sirkuit Mandalika, yakni pengadaanbarang, pembelian dan pengelolaan. Nantinya para UKM ini akan diurus oleh Event Organizer (EO) RMI (Rocket Motor Indonesia).

Sementara mengenai komposisi penempatan UKM, ujarnya, lebih banyak UKM dari Kabupaten Sumbawa yakni, 75 persen, 10 persen kabupaten/kota lain di Pulau Sumbawa dan 15 persen UKM dari Pulau Lombok.’’Nantinya UKM yang berada di dalam sirkuit, komposisinya 80 persen bergerak di bidang kuliner dan 20 persen di bidang kerajinan, seperti suvenir, pakaian dan lainnya. Penonton lebih banyak butuh makanan,’’ tambahnya, seraya menambahkan, UKM-UKM yang mengisi tenda di dalam dan luar sirkuit sudah melalui proses kurasi dan seleksi. (ham)