Lewat Diorama, Merawat Memori Kolektif Masyarakat NTB

0
Pengunjung menikmati diorama berisi potret sejarah daftar gubernur NTB beserta biografi Pahlawan Nasional asal NTB, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid di pintu masuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) NTB mulai merintis diorama yang mendokumentasikan sejarah tokoh pemimpin dan pahlawan nasional dari NTB. Upaya ini mulai dilakukan dengan memajang diorama berisi potret sejarah daftar gubernur NTB beserta biografi Pahlawan Nasional asal NTB, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid di pintu masuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB.

Rupanya, diorama itu cukup menarik minat pengunjung perpustakaan. Sejumlah pengunjung, meluangkan waktu untuk memandangi satu per satu potret dan catatan tentang Gubernur NTB dari masa ke masa, beserta TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid, dengan antusias.

Pengunjung perpustakaan, Parastasia mengatakan, diorama berisikan potret seluruh gubernur NTB dan TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid merupakan barang penting. Sebab, pada diorama tersebut berisi biografi para gubernur dan catatan milik TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid.

Jujur saja, sebelum baca diorama ini, kukira semua gubernur NTB, berasal dari NTB. Tapi, kenyataannya berbeda. Selain itu, aku juga baru tahu kalau sosok TGKH. Zainuddin Abdul Madjid merupakan sosok yang luar biasa,” ungkap perempuan asal Pagutan, Kota Mataram, di Perpustakaan Daerah NTB, Selasa, 17 Mei 2022.

Lebih lanjut, Parastasia menuturkan, diorama berisikan potret sejarah perlu ditambahakan di berbagai tempat umum. Sebab, cara orang-orang mengonsumsi informasi cenderung berbeda-beda.

“Aku suka baca diorama seperti milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB. Selain karena materinya, desain dioramanya juga cukup menarik. Saya kira, beberapa pihak perlu menambah diorama di lokasi tertentu,” ujar Parastasia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Julmansyah, M.Ap., mengatakan, pelayanan mumpuni turut mendasari kepopuleran dan citra perpustakaan di kalangan masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Berbagai fasilitas, seperti buku elektronik dan non-elektronik, komputer, sabak elektronik, serta quora membuat para pengunjung menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang sering dikunjungi,” ungkap Julmansyah, di ruang kerjanya, Selasa, 12 April 2022.

Berbagai fasilitas yang tersedia bisa diakses oleh seluruh pengunjung. Bahan bacaan yang tersedia di perpustakaan daerah terus diperbarui. Setelah itu, dilakukan pendataan mengenai buku yang paling banyak dimininati.

Julmansyah menegaskan, upaya ini merupakan salah satu cara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB dalam merawat memori kolektif daerah. Upaya merawat memori kolektif ini diyakini sebagai sesuatu yang cukup penting. Sebab, masyarakat bisa memetik pelajaran dari semangat kejuangan dan kesalehan sosial Maulana Syaikh, M. Zainuddin Abdul Madjid serta para Gubernur dan wakil Guberur yang telah mengabdi bagi NTB.

“Cikal bakal diorama ini hanya langkah pertama yang kita upayakan untuk satu diorama yang lengkap dengan audio visual. Sehingga diorama ini dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda saat ini,” pungkasnya. (r)

Tiitle Ads